Berita

Trump dan Netanyahu/Net

Dunia

Netanyahu Bantah Israel Mata-matai Gedung Putih

JUMAT, 13 SEPTEMBER 2019 | 09:36 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu membantah tegas laporan Politico yang menyebut bahwa negaranya memata-matai Amerika Serikat.

Laporan itu mengutip tiga mantan pejabat senior Amerika Serikat yang mengatakan Israel kemungkinan berada di belakang alat pengintai yang ditemukan di dekat Gedung Putih.

Namun Netanyahu pada Kamis (12/9) segera membantah hal itu dan menyebut bahwa laporan tersebut jelas-jelas merupakan sebuah kebohongan.


"Ada komitmen lama, dan arahan dari pemerintah Israel untuk tidak terlibat dalam operasi intelijen di Amerika Serikat," kata Netanyahu.

Sementara itu Presiden Amerika Serikat Donald Trump juga tidak yakin bahwa Israel memata-matai Gedung Putih.

"Saya benar-benar akan menemukan itu sulit dipercaya, hubungan saya dengan Israel sangat bagus," kata Trump.

"Saya tidak akan percaya cerita itu. Ada yang mungkin, tetapi saya tidak percaya itu," sambungnya, seperti dimuat BBC.

Tuduhan itu muncul dalam sebuah berita eksklusif untuk situs berita Amerika Serikat Politico.

Penangkap identitas pelanggan seluler internasional (catcher IMSI), secara informal dikenal sebagai StingRays, dilaporkan ditemukan di dekat kediaman presiden dan oleh situs sensitif lainnya di Washington DC selama masa kepresidenan Trump.

Perangkat ini bertindak seperti menara ponsel, menipu ponsel agar mengirim lokasi mereka, informasi identitas, dan bahkan menyebut konten dan penggunaan data.

Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Kejagung Tetapkan 11 Tersangka Korupsi CPO dan POME Rp 13 Triliun, Ini Daftar Namanya

Selasa, 10 Februari 2026 | 16:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

UPDATE

Kesehatan Jokowi Terus Merosot Akibat Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 11 Februari 2026 | 04:02

Berarti Benar Rakyat Indonesia Mudah Ditipu

Rabu, 11 Februari 2026 | 03:34

Prabowo-Sjafrie Sjamsoeddin Diterima Partai dan Kelompok Oposisi

Rabu, 11 Februari 2026 | 03:06

Macet dan Banjir Tak Mungkin Dituntaskan Pramono-Rano Satu Tahun

Rabu, 11 Februari 2026 | 03:00

Board of Peace Berpotensi Ancam Perlindungan HAM

Rabu, 11 Februari 2026 | 02:36

Dubes Djauhari Oratmangun Resmikan Gerai ke-30.000 Luckin Coffee

Rabu, 11 Februari 2026 | 02:19

Efisiensi Energi Jadi Fokus Transformasi Operasi Tambang di PPA

Rabu, 11 Februari 2026 | 02:14

Jagokan Prabowo di 2029, Saiful Huda: Politisi cuma Sibuk Cari Muka

Rabu, 11 Februari 2026 | 01:18

LMK Tegas Kawal RDF Plant Rorotan untuk Jakarta Bersih

Rabu, 11 Februari 2026 | 01:06

Partai-partai Tak Selera Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode

Rabu, 11 Februari 2026 | 01:00

Selengkapnya