Berita

Pencarian korban/Net

Dunia

Nasib 1.300 Orang Masih Belum Diketahui Pasca Disapu Topan Monster

JUMAT, 13 SEPTEMBER 2019 | 07:21 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Jumlah orang yang dinyatakan hilang akibat Topan "monster" Dorian yang menyapu wilayah Bahama pekan lalu masih mencapai angka 1.300 orang.

Jumlah itu mengalami penurunan dari semula 2.500 orang yang terdaftar pada awal pekan ini.

Badan Manajemen Darurat Nasional (Nema) mengatakan, penurunan jumlah terjadi setelah referensi silang nama yang hilang dengan mereka yang berada di tempat penampungan.


Perdana Menteri Bahama Hubert Minnis dalam pidato di televisi lokal (Kamis, 12/9), memastikan bahwa pemerintah bersikap transparan dan akan memberikan informasi yang tepat waktu mengenai hilangnya nyawa.

Diketahui bahwa Topan Dorian menghantam Bahama awal bulan ini menewaskan sedikitnya 50 orang.
Jumlah korban tewas diperkirakan akan meningkat ketika operasi pembersihan terus berlanjut.

Topan Dorian membawa serta angin dengan kekuatan 185 meter per jam ketika mendarat di Elbow Cay di Abacos pada 1 September lalu.

Kekuatan itu  sama dengan angin tertinggi yang pernah dicatat untuk topan di daratan ketika menghantam Kepulauan Abaco.

Komisaris polisi Anthony Ferguson mengatakan bahwa pencarian korban adalah proses yang lambat.

"Kita harus melalui semua puing-puing itu, luangkan waktu kita dan cari. Butuh waktu lama sebelum Anda benar-benar bisa mengatakannya," katanya, seperti dimuat BBC.

Lebih dari 5.000 orang telah dievakuasi dari dua pulau ke New Providence, pulau tempat ibu kota negara itu berada, Nassau.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya