Berita

Irjen Firli Bahuri/Net

Politik

Firli Bahuri Heran Kenapa Saut Sitomorang Baru Ribut Sekarang

KAMIS, 12 SEPTEMBER 2019 | 17:28 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Salah satu calon pimpinan KPK Irjen Firli Bahuri merasa tersudut dengan pernyataan Wakil ketua KPK Saut Sitomorang saat jumpa pers, Rabu kemarin (11/9)

Firli menyatakan dengan tegas bahwa pelanggaran kode etik yang dituduhkan kepadanya sangatlah tidak benar.

"Saya heran kenapa baru sekarang ribut. Saat klarifikasi oleh lima pimpinan tidak ada satupun yang menyatakan pelanggaran. Dan klarifikasi tanggal 19 Maret 2019, kenapa tidak disampaikan," kata Firli dalam keterangnnya di Jakarta, Kamis (12/9).


Mantan Deputi Penindakan KPK ini menerangkan bahwa pelanggaran etik berat yang ditujukan Saut kepada dirinya sangat tidak beralasan.

Pasalnya, pimpinan hanya memberikan nasehat dan peringatan karena dengan tidak sengaja bertemu dengan M. Zainul Majdi (TGB) saat menjabat Gubernur NTB, yang saat itu KPK sedang menangani kasus Newmont yang disebut-sebut melibatkan TGB.

"Sekali lagi saya jelaskan bahwa saya tidak mengadakan hubungan dengan TGB tapi kebetulan bertemu karena saya diundang oleh Dandrem untuk bermain tenis pada 13 Mei 2018. Dan dari pertemuan itu tidak ada satupun pembicaraan terkait perkara TGB. Apa yang salah dengan saya? TGB bukan tersangka," jelas Firli.

TGB sempat berurusan dengan KPK terkait divestasi Newmont oleh PT DMB yang merupakan BUMD Provinsi Nusa Tenggara Barat dengan PT Multicapital. TGB diduga menerima gratifikasi dan korupsi atas menjualan saham oleh PT DMB dan PT Multicapital kepada PT AMI. Namun hingga saat ini, status TGB bukan tersangka dan KPK masih terus menyelidiki kasus tersebut.

Firli menyayangkan Saut melakukan jumpa pers terkait berita bohong yang seakan ingin menjelekkan namanya di depan masyarakat khususnya DPR yang saat ini tengah menggodok 10 nama capim KPK pilihan Pansel Capim KPK.

Semua hal terkait aktivitasnya saat menjabat sebagai Deputi Penindakan KPK telah diutarakan kepada pansel dan juga sudah disampaikan pada uji publik yang telah dilakukan beberapa hari lalu.

"Saya tidak ingin terus dikatakan saya melanggar kode etik. Intinya semua sudah diklarifikasi dan saya mengatakan kepada pansel jika saya memang tidak memenuhi syarat maka jangan diluluskan. Sekarang saya serahkan semuanya ke DPR," tutup Firli.

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

UPDATE

Swiss Tantang Argentina Usai Singkirkan Kolombia Lewat Drama Adu Penalti

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:45

Kemesraan Prabowo-Modi

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:30

Khayal Seorang Revolusioner

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:15

Pengalaman Demokrasi India jadi Inspirasi Penting Indonesia

Rabu, 08 Juli 2026 | 04:53

Sikap Tegas Rektor Untan Jalankan Statuta Universitas Tuai Apresiasi

Rabu, 08 Juli 2026 | 04:23

Belajar dari Koperasi Pertanian Jepang

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:58

Prabowo: Saya adalah Pengagum Pribadi Shri Narendra Modi

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:31

Kisah Seorang Anak Buruh Harian Lepas

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:13

Bahayakan Nyawa Banyak Orang, DPR Desak Polisi Berantas Maling Besi

Rabu, 08 Juli 2026 | 02:59

Tinjau TPA Jatiwaringin

Rabu, 08 Juli 2026 | 02:39

Selengkapnya