Berita

Ilustrasi/Net

Presisi

Dalami Kasus Kredit Macet Bank BTN, Bareskrim Panggil Direktur Operasional PT Borneo 86

RABU, 11 SEPTEMBER 2019 | 14:04 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Sub Direktorat II Perbankan Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Ditipideksus) Bareskrim Polri mendalami dugaan markup kredit di Bank BTN.

Direktur Operasional PT Borneo 86, Suhardi Hamka dipanggil penyidik Ditipideksus Bareskrim untuk mendalami kasus kredit macet dari Bank BTN.
 
Kasubdit II Perbankan Ditipideksus Bareskrim Kombes Golkar Pangarso yang menandatangani surat pemanggilan Suhardi menjelaskan, pihaknya ingin mendalami dugaan pelaksanaan pencairan fasilitas Kredit Yasa Griya (KYG) Bank BTN Cabang Balikpapan yang tidak sesuai kondisi progres faktual pembangunan yang sebenarnya (Markup).
 

 
“Sehingga pembiayaan dari Bank BTN tidak sesuai dengan peruntukannya (side steaming),” kata Golkar dalam surat pemanggilan yang diterima redaksi, Rabu (11/9).
 
Dengan demikian, sambung Golkar, peristiwa tersebut dapat mengakibatkan terjadinya kerugian keuangan Bank BTN dan menguntungkan pihak lain alias debitur.
 
Bank BTN Kantor Cabang Balikpapan sebelumnya memberikan fasilitas kredit sebesar Rp 104 Miliar kepada PT Borneo 86 untuk pembiayaan pembangunan perumahan untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Kelurahan Sungai Nangka, Kota Balikpapan.
 
Humas BTN Dody Agoeng S mengaku pihaknya telah meminta update perkembangan kasus ini. Namun Dody menegaskan tidak memliki kompetensi untuk menanggapi persoalan tersebut. Pada dasarnya, kata Dody, persoalan kredit macet di Bank pasti tak terhindarkan.
 
“Yang penting ditangani secara benar dan bank tidak dirugikan yang berdampak pada kerugian negara,” tutur dia melalui pesan singkat.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Menhub Prioritas Program dan Anggaran untuk Tingkatkan Keselamatan Transportasi

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:51

DPR Yakin Potongan Aplikasi 8 Persen Bikin Driver Makin Sejahtera

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:48

Kuasa Hukum Pertanyakan Status Tersangka Raudi Akmal

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:25

Nasib Ribuan Pekerja Moker Freeport Diadukan ke Kementerian HAM

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:09

Gus Yaqut Dibantarkan ke Rumah Sakit Polri

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:58

Dirjen Imigrasi Paparkan Tiga Pilar Penguatan Perbatasan Indonesia di Siem Reap

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:29

Legislator Golkar Apresiasi Dividen PT Telkom Tertinggi

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:15

Connie Minta Jokowi Diadili Terkait Kebijakan IKN

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:12

Kuliner Potensi Perkuat Pariwisata di Kancah Internasional

Rabu, 24 Juni 2026 | 19:53

Harta Kekayaan Menperin Agus Gumiwang Naik 23,2 Persen, Utang Nyaris Rp100 Miliar

Rabu, 24 Juni 2026 | 19:51

Selengkapnya