Berita

ilustrasi Karhutla/Net

Presisi

Terus Meningkat, Saat Ini Ada 400 Titik Karhutla Di Riau Dan Sumsel

SELASA, 10 SEPTEMBER 2019 | 19:17 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Hasil pemantauan Satgas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Polri, jumlah titik api alias hot spot mengalami peningkatan di dua wilayah yakni di Riau dan Sumatera Selatan.

Begitu yang disampaikan oleh Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menyampaikan update penanganan Karhutla di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (10/9).

“Paling menonjol di Riau. Kemarin kurang lebih 104 titik api, minggu ini ada peningkatannya jadi 257. Kemudian di Sumsel juga mengalami peningkatan yang cukup signifikan dari 40 menjadi 143,” kata Dedi.


Untuk luas lahan di wilayah Polda Riau yang mengalami Karhutla sendiri mencapai 491.076 ribu hektare dimana sudah 42 orang individu ditetapkan sebagai tersangka dan satu perusahaan alias korporasi. Lalu untuk luas lahan yang mengalami Karhutla di wilayah hukum Polda Sumatera Selatan mencapai kurang lebih 7.06 ribu hektare, dengan jumlah tersangka sebanyak 18 perorangan untuk korporasi tidak ada.

Untuk total keseluruhan wilayah yakni sembilan Polda yakni Riau, Aceh, Sumatera Selatan, Jambi, Lampung, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur telah menetapkan 175 orang tersangka dengan empat tersangka perusahaan alias korporasi.

Dari 175 orang tersangka, 101 berkas telah naik statusnya menjadi penyidikan, 16 berkas sudah pelimpahan tahap satu, dua berkas tersangka sudah tahap P.19 serta 21 berkas sudah pelimpahan tahap dua tersangka dan barang bukti ke Kejaksaan Agung.


Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya