Berita

Ketum Hanura Oesman Sapta Odang/RMOL

Politik

OSO: Tidak Ada Satupun Yang Ingin Lemahkan KPK

SELASA, 10 SEPTEMBER 2019 | 12:31 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Partai politik sudah mulai menunjukkan sikap jelas terkait keputusan DPR yang akan merevisi UU 30/2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (KPK).

Salah satunya Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) yang mengaku sedang melakukan kajian mendalam soal draf revisi ynag diusulkan oleh Badan legislasi DPR. 

"Kami sedang mempelajari ini secara mendalam," ujar Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang di Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (10/9).


OSO, begitu dia karib disapa meminta semua pihak tidak terlalu banyak berdebat sebelum mengetahui secara utuh soal substansi revisi UU KPK.

Hanura, kata OSO, menganggap revisi UU KPK bukanlah hal keliru. Ia meyakini tidak ada satupun pihak yang ingin melemahkan KPK.

"Tapi tentunya kita tak akan melemahkan KPK," tukasnya.

Belakangan, revisi UU KPK mendapat banyak mendapat kritik dan penolakan. Pasalnya, tidak sedikit yang mengatakan revisi UU adalah langkah melemahkan KPK. beberapa substansi yang dituding sebagai upaya pelemahan KPK adalah rencana revisi soal penyadapan, pembentukan Dewan Pengawas KPK, aturan pegawai dan juga soal penerbitan SP3 (Surat Penghentian Penyidikan Perkara).

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

SGU Gandeng Poltek SSN Perkuat Pendidikan Siber Keamanan

Rabu, 29 Juli 2026 | 02:09

Jokowi Bohong soal 54 Kali Ajak Makan Siang PKL Solo

Rabu, 29 Juli 2026 | 02:02

Sentralisasi Hambat Otonomi Daerah

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:49

Kejagung Periksa Tujuh Saksi Kasus TPPU Febrie, Empat Penyidik Polri

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:05

Terungkap Jokowi Ikut Dirikan Gerindra di Solo Jelang Pemilu 2009

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:00

Satgas Jaga Jakarta dan FKDM Jangan Loyo Antisipasi Tawuran Warga

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:28

Polda Metro Jaya Bongkar Sindikat Pengedar Etomidate

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:24

Beredar Hasil Survei 32 Capres 2029

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:02

DKPP Putus Perkara Helikopter KPU pada 29 Juli

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:23

GOR Ciracas Diserbu 3.190 Pelamar Kerja

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:05

Selengkapnya