Berita

Trotoar harus dibuat semenarik mungkin untuk membuat masyarakat makin doyan jalan kaki/Net

Politik

Anies Ajak Warga Jakarta Jalan Kaki, Pengamat: Kalau Nggak Ada Daya Tarik Ngapain Jalan Kaki?

SELASA, 10 SEPTEMBER 2019 | 12:26 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Perluasan sejumlah trotoar di Jakarta bertujuan untuk mengembalikan masyarakat kepada budaya berjalan kaki dan menggunakan transportasi umum.

Karena itulah, Pemprov DKI Jakarta terus menggenjot proyek revitalisasi trotoar di ibukota. Secara khusus, Gubernur DKI Anies Baswedan juga mengajak warga Jakarta untuk banyak berjalan kaki dalam menjalankan aktivitas harian.

Terkait hal itu, Pengamat Perkotaan Yayat Supriatna mengatakan, orang yang memilih berjalan kaki pasti memiliki tujuan.


Menurut Yayat, ada 3 tipe pejalan kaki di Jakarta yang perlu dipahami Pemprov DKI. Sehingga proyek perbaikan trotoar bisa optimal hasilnya.
 
"Pertama adalah orang yang berjalan kaki menuju transportasi publik. Selanjutnya yang menuju lokasi perbelanjaan, dan terakhir orang yang sengaja berjalan kaki untuk rekreasi," jelas Yayat kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (10/9).

Berdasarkan 3 tiper tersebut, Yayat menyarankan trotoar harus dikelola agar punya daya tarik yang kuat di hati masyarakat. Sehingg keinginan masyarakat untuk menggunakan kendaraan umum pun meningkat.

Daya tarik yang dimaksud Yayat adalah ruas trotoar itu harus dibuat seindah dan senyaman mungkin. Misalnya dihadirkan spot seni seperti mural atau ditanami tunbuhan agar tampak hijau dan teduh.
 
"Kalau nggak ada daya tarik itu, ngapain orang jalan kaki? Apa lagi kondisi panas begini. Sorry deh," pungkas Yayat.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

September 2026, Industri Kayu Tertekan Karhutla

Rabu, 30 September 2026 | 20:27

Komisaris Asuransi Tokio Marine Indonesia Dicecar KPK Soal Pencairan Komisi Fiktif Asuransi Pelni

Rabu, 30 September 2026 | 20:26

Prabowo Minta Efisiensi APBN Tetap Terukur demi Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 30 September 2026 | 20:26

Insentif Pajak Gaji Karyawan di Bawah Rp10 Juta Berlanjut Hingga 2027

Rabu, 30 September 2026 | 19:51

Bulu Tangkis Sumbang 6 Medali Asian Games, BNI Apresiasi Pembinaan PBSI

Rabu, 30 September 2026 | 19:36

Pancasila, Persatuan, dan Ujian Geopolitik

Rabu, 30 September 2026 | 19:23

33,2 Juta Keluarga Akan Terima Bantuan Beras 10 Kg selama Oktober-Desember

Rabu, 30 September 2026 | 19:12

Pemerintah Siapkan Stimulus Ekonomi Rp31 Triliun di Kuartal IV 2026

Rabu, 30 September 2026 | 19:01

Dakwah Ekonomi Syarikat Islam Sejalan dengan Visi Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 18:34

Pengelolaan Gambut di Riau Jadi Rujukan Badan Baru Bentukan Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 18:28

Selengkapnya