Berita

Tiga kebijakan yang bakal dilaksanakan pemerintah bisa bikin investor kabur/Net

Politik

Iuran BPJS Dan BBM Naik Lalu Cabut Subsidi PLN, Pengamat: Pemerintah Bikin Investor Kabur

SELASA, 10 SEPTEMBER 2019 | 08:57 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Rencana pemerintahan Presiden Joko Widodo untuk mengeluarkan tiga kebijakan yang dinilai bakal membebani rakyat akan berdampak dalam dunia investasi. Kondisi tersebut bisa memicu kaburnya para investor di Indonesia.

Tiga kebijakan yang akan diambil pemerintah ialah rencana kenaikan iuran BPJS Kesehatan, mencabut subsidi listrik 900 VA, dan menaikkan harga BBM.

Terkait hal ini, Peneliti Founding Fathers House Dian Permata mengatakan, rencana pemerintah tersebut akan berdampak terhadap perekonomian di Indonesia. Dampak terbesar yang bisa dirasakan adalah kaburnya para investor dari Indonesia.


"Sedikit banyak pasti (dampak ekonomi). Kalau di politik itu ekonomi politik kan dua mata uang yang tidak bisa dipisahkan," ucap Dian Permata kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (10/9).

Karena, kata Dian, para investor membutuhkan kestabilan situasi politik, maupun suasana masyarakat yang kondusif.

"Saya khawatir ada 33 perusahaan China yang kabur dari Indonesia, katakanlah. Jangan-jangan itu terstimulasi dari situasi nasional kita yang tidak kondusif menurut mereka. Sudut pandang orang ekonomi kan gitu," katanya.

Sehingga, pemerintah sebelum mengeluarkan pernyataan soal kebijakan yang berpotensi muncul penolakan dari rakyat, harus benar-benar dikaji terlebih dahulu agar kondisi di masyarakat tetap stabil.

"Perusahaan asing itu mau investasi kan butuh banyak jaminan. Mulai dari keadaan, hukum, situasi nasional, dan wajah kabinet. Terus statement dari pembuat kebijakan apakah memang layak atau tidak, apakah visibel atau tidak, apakah proper atau tidak. Semua saling berkait," pungkasnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

SGU Gandeng Poltek SSN Perkuat Pendidikan Siber Keamanan

Rabu, 29 Juli 2026 | 02:09

Jokowi Bohong soal 54 Kali Ajak Makan Siang PKL Solo

Rabu, 29 Juli 2026 | 02:02

Sentralisasi Hambat Otonomi Daerah

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:49

Kejagung Periksa Tujuh Saksi Kasus TPPU Febrie, Empat Penyidik Polri

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:05

Terungkap Jokowi Ikut Dirikan Gerindra di Solo Jelang Pemilu 2009

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:00

Satgas Jaga Jakarta dan FKDM Jangan Loyo Antisipasi Tawuran Warga

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:28

Polda Metro Jaya Bongkar Sindikat Pengedar Etomidate

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:24

Beredar Hasil Survei 32 Capres 2029

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:02

DKPP Putus Perkara Helikopter KPU pada 29 Juli

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:23

GOR Ciracas Diserbu 3.190 Pelamar Kerja

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:05

Selengkapnya