Berita

Natalius Pigai/Net

Politik

Pigai: Wiranto Jangan Sembunyikan Ketidakmampuan Lindungi Rakyat

SENIN, 09 SEPTEMBER 2019 | 22:34 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pernyataan Menko Polhukam Jenderal TNI (Purn) Wiranto yang menyebut pelemparan karung berisi ular piton di Asrama Mahasiswa Papua di Surabaya sebatas isu menuai kritikan tajam dari mantan Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai.

Pigai tidak terima dengan pernyataan Wiranto yang menyebut bahwa pelemparan karung berisi piton dianggap sebatas isu yang dihembuskan oknum tertentu.

Dengan tegas Pigai meminta Wiranto untuk mengungkap secara gamblang siapa oknum yang dimaksud.  


“Jangan menghindari ketidakmampuan pemimpin melindungi dan menghadirkan rasa aman bagi warga negara,” tegasnya dalam keterangan tertulis yang diterima, Senin (9/9).

Menurutnya, jika mantan ketua umum Hanura itu tidak mampu untuk menyebut secara gamblang, maka Wiranto hanya berbohong kepada publik.

“Kalau tidak tunduk hidungnya, maka saya katakan tidak ada skenario,” pungkasnya.

Wiranto membantah bahwa ada pelemparan karung berisi ular piton di Asrama Papua. Menurutnya, itu merupakan bagian dari provokasi agar kerusuhan kembali terhadi,

"Mereka tidak senang kalau keadaan ini aman, eggak senang kalau keadaaan itu kondusif, (jadi) ada isu bahwa di asrama Papua dilempar ular," ujarnya dalam konferensi pers di Gedung Kemenko Polhukam.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya