Berita

Pidato Kontemplasi SBY/Net

Politik

SBY: The Winner Takes All Ekstrem, Tidak Cocok Buat Indonesia

SENIN, 09 SEPTEMBER 2019 | 21:38 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Sistem politik sapu bersih yang ada di Amerika Serikat atau yang dikenal dengan istilah the winner takes all tidak tepat diterapakan di Indonesia.

Ini lantaran Indonesia merupakan negara yang majemuk dan mengacu pada semangat kekeluargaan dan keterwakilan.

Begitu tegas Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat memaparkan pidato kontemplasi dalam rangka peringatan HUT ke-18 Partai Demokrat di Puri Cikeas, Bogor, Senin (9/9).


"Prinsip the winner takes all yang ekstrem seringkali tidak cocok dengan semangat kekeluargaan dan keterwakilan bagi masyarakat dan bangsa Indonesia yang majemuk," tegas presiden keenam RI itu.

Sistem politik yang paling pas untuk Indonesia, kata SBY, adalah harus menganut demokrasi multipartai yang inklusif dan mengayomi bersama tanpa tebang pilih. Sistem ini menyelesaikan masalah dengan cara bermusyawarah.

“Sistem demokrasi kita tidak harus selalu diwarnai dengan one person one vote, tetapi juga ada semangat yang lain, kompromi, dan konsensus yang adil dan membangun bukan jalan dan cara yang buruk," katanya.

Menurut SBY, nilai politik seperti itu yang seharusnya dibangun oleh masyarakat Indonesia agar terwujud negara yang adil dan makmur.

“Insyaallah kita akan benar-benar melahirkan masyarakat yang baik ekonomi yang baik dan politik yang baik, the dreams come true,” tutupnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Buya Anwar: Kasus Korupsi Bisa Picu Krisis Kepercayaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 06:18

Direktur Keuangan dan Strategi Bank Jakarta Basaria Martha Raih Penghargaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 06:02

Ini Jadwal Lengkap Rencana Perjalanan Haji 2027

Rabu, 21 Oktober 2026 | 05:45

Seragam Tak Mengubah Hukum

Rabu, 21 Oktober 2026 | 05:34

Cek Kesehatan Gratis Kini Lebih Mudah Diakses

Rabu, 21 Oktober 2026 | 05:19

Polda Banten: KMP Batumandi Angkut 420 Penumpang dan 89 Kendaraan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:59

Pembangunan KNMP Sima-Wabu Libatkan Warga Lokal

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:46

Korban Indosurya Berjuang Mencari Keadilan sejak 2020

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:13

Pramono Dorong Film Nasional Tembus Pasar ASEAN

Rabu, 21 Oktober 2026 | 04:02

Galeri 24 Sabet Top 2 Kategori Retail dan Top 28 BUMN

Rabu, 21 Oktober 2026 | 03:32

Selengkapnya