Berita

SBY/Net

Politik

SBY: Ekonomi Indonesia Harus Tumbuh Berkeadilan Dan Berkelanjutan

SENIN, 09 SEPTEMBER 2019 | 20:48 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pidato kontemplasi menjadi cara Ketua Umum Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengajak masyarakat untuk menjunjung tinggi cita-cita para pendiri bangsa. Khususnya cita-cita mewujudkan masyarakat Indonesia yang adil dan makmur.

Demi mewujudkan cita-cita itu, presiden keenam RI tersebut mengajak seluruh komponen bangsa bergandengan tangan dalam memajukan perekonomian bangsa. Terlebih, ekonomi bangsa saat ini tengah dibayang-bayangi resesi akibat persaingan dagang global.

"Nilai dan perilaku penting yang mesti kita anut adalah marilah kita berikhtiar seraya bergandengan tangan agar bisa makmur, bersama-sama,” tegasnya saat memaparkan pidato kontemplasi di Puri Cikeas, Bogor, Senin (9/9).


SBY menegaskan bahwa rasa keadilan di tengah masyarakat akan bersemi jika semua sudah makmur dan sejahtera. Artinya, tidak ada lagi ketimpangan sosial ekonomi.

Untuk itu, dia mengajak para orang kaya di negeri ini untuk berderma dengan kaum papa. Dengan begitu, ketimpangan tidak akan semakin menganga.

“Yang kaya mesti ingat yang miskin, yang kuat mesti ingat yang lemah, ini yang penting di arena ekonomi,” ujarnya.

“Ekonomi Indonesia harus makin tumbuh, namun tumbuh berkeadilan dan berkelanjutan," demikian SBY.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

SGU Gandeng Poltek SSN Perkuat Pendidikan Siber Keamanan

Rabu, 29 Juli 2026 | 02:09

Jokowi Bohong soal 54 Kali Ajak Makan Siang PKL Solo

Rabu, 29 Juli 2026 | 02:02

Sentralisasi Hambat Otonomi Daerah

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:49

Kejagung Periksa Tujuh Saksi Kasus TPPU Febrie, Empat Penyidik Polri

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:05

Terungkap Jokowi Ikut Dirikan Gerindra di Solo Jelang Pemilu 2009

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:00

Satgas Jaga Jakarta dan FKDM Jangan Loyo Antisipasi Tawuran Warga

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:28

Polda Metro Jaya Bongkar Sindikat Pengedar Etomidate

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:24

Beredar Hasil Survei 32 Capres 2029

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:02

DKPP Putus Perkara Helikopter KPU pada 29 Juli

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:23

GOR Ciracas Diserbu 3.190 Pelamar Kerja

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:05

Selengkapnya