Berita

Rencana letak Ibukota Negara di Kalimantan Timur/Net

Politik

Harus Ada Menteri Dari Kalimantan Timur, Ini Alasannya

SENIN, 09 SEPTEMBER 2019 | 17:28 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Keluarga Pelajar Mahasiswa Kalimantan Timur (KPMKT) Cabang Jakarta berterima kasih dan bersyukur kepada Presiden Joko Widodo yang telah menunjuk Kalimantan Timur sebagai ibukota negara.

Ketua KPMKT Jakarta, Sulthan mengatakan, selain itu mereka berharap ada menteri dari tanah Kaltim di jajaran kabinet kedua Presiden Jokowi.

Kesepatan itu tercetus pada konsolidasi akbar berbagai elemen pemuda dan mahasiswa dari Tanah Borneo di Jakarta pada 6 dan 7 September 2019.


"Mengenai soal menteri dari Kalimantan, tentu kami sangat dukung, terkhusus kami meminta dan mendorong adanya menteri dari Kaltim di kabinet Jokowi yang kedua," terang Sulthan dalam keterangannya kepada redaksi, Senin (9/9).

Menurutnya, selama republik ini berdiri, belum ada satupun menteri yang berasal dari tanah Kaltim. Padahal bila dilirik, Kaltim merupakan salah satu penyumbang terbesar kas negara (APBN) dengan jumlah mencapai Rp 500 triliun.

"Hal ini menjadi suatu ironi sebenarnya, ketika eksploitasi SDA dimaksimalkan, tapi kemudian SDM-nya dipinggirkan hanya karena berdasarkan kalkulasi politik, yakni DPT yang dianggap tidak seberapa," ujar Sulthan.

Presiden Jokowi diminta tidak hanya melihat Kaltim dari aspek SDA saja, tapi lihat juga SDM-nya. Pun jangan menunggu ketegangan-ketegangan sosial muncul baru kemudian diajak duduk bersama.

"Masyarakat Kalimantan Timur layak dan sudah seharusnya punya menteri di Kabinet Jokowi," tegas Sulthan.

Menurutnya, ini bukan harapan atau tuntutan baru sebenarnya. Hal tersebut sudah pernah disuarakan pada 2014 lalu, ketika Jokowi terpilih sebagai Presiden periode pertama.

"Tapi melihat Borneo Muda menggaungkan menteri dari tanah Kalimantan. Saya kira hal tersebut harus kita dukung, khususnya untuk Kalimantan Timur," tutup Sulthan.

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

UPDATE

Swiss Tantang Argentina Usai Singkirkan Kolombia Lewat Drama Adu Penalti

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:45

Kemesraan Prabowo-Modi

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:30

Khayal Seorang Revolusioner

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:15

Pengalaman Demokrasi India jadi Inspirasi Penting Indonesia

Rabu, 08 Juli 2026 | 04:53

Sikap Tegas Rektor Untan Jalankan Statuta Universitas Tuai Apresiasi

Rabu, 08 Juli 2026 | 04:23

Belajar dari Koperasi Pertanian Jepang

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:58

Prabowo: Saya adalah Pengagum Pribadi Shri Narendra Modi

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:31

Kisah Seorang Anak Buruh Harian Lepas

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:13

Bahayakan Nyawa Banyak Orang, DPR Desak Polisi Berantas Maling Besi

Rabu, 08 Juli 2026 | 02:59

Tinjau TPA Jatiwaringin

Rabu, 08 Juli 2026 | 02:39

Selengkapnya