Berita

Mike Pompeo/Net

Dunia

Menlu AS Resmi Tutup Pintu Dialog Dengan Taliban

SENIN, 09 SEPTEMBER 2019 | 06:37 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo memastikan bahwa negosiasi damai dengan kelompok Taliban Afghanistan sudah mati.

Dia juga menegaskan bahwa Amerika Serikat tidak akan menjajaki kemungkinan perjanjian di masa depan tanpa komitmen dari para militan tersebut.

Hal itu disampaikan Pompeo dalam acara Fox News pada Minggu (8/9). Pada kesempatan yang sama, dia juga menjelaskan bahwa pihaknya telah memanggil utusan khususnya ke Afghanistan untuk mengerjakan langkah selanjutnya.


"Jika Taliban tidak bertingkah, kami tidak akan mengurangi dukungan kami untuk pasukan keamanan Afghanistan yang telah berjuang sangat keras di Afghanistan," kata Pompeo, seperti dimuat ulang Russia Today.

Pernyataan Pompeo itu muncul selang sehari setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump membatalkan pertemuan dengan para pejabat Taliban di Camp David yang direncanakan secara rahasia.

Melalui akun Twitternya, Trump mengatakan bahwa pembatalan itu dia lakukan setelah Taliban mengklaim bahwa mereka adalah dalang di balik serangan yang terjadi di Kabul awal pekan kemarin. Serangan itu merenggut 12 nyawa, satu di antaranya adalah tentara Amerika yang bertugas di sana.

"Jika mereka tidak dapat menyetujui gencatan senjata selama pembicaraan damai yang sangat penting ini, dan bahkan akan membunuh 12 orang yang tidak bersalah, maka mereka mungkin tidak memiliki kekuatan untuk menegosiasikan perjanjian yang berarti," tulis Trump di akun Twitternya.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Pasutri Pura-pura Jadi Korban Begal Gegara Terlilit Utang

Selasa, 14 Juli 2026 | 02:15

Kasus Korupsi Febrie Adriansyah Mendunia

Selasa, 14 Juli 2026 | 02:02

Seleksi JPT Pratama Digugat, GHARIS Seret Pemkot Tangsel ke PTUN

Selasa, 14 Juli 2026 | 01:47

Prabowo Bergerak Cepat Cegah Friksi TNI, Polri dan Kejaksaan

Selasa, 14 Juli 2026 | 01:10

Bongkar Dugaan Bunker Jokowi di Solo dan Karanganyar

Selasa, 14 Juli 2026 | 01:00

DPR Didesak Investigasi Proyek Jarkompenas AirNav

Selasa, 14 Juli 2026 | 00:38

Semifinal Piala Dunia, Iran vs Amerika, Wasitnya Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 00:12

Operasi Pendinginan Kapolri-Jaksa Agung Mengaburkan Akuntabilitas Perkara

Selasa, 14 Juli 2026 | 00:00

Pernyataan Juri Ardiantoro soal Pengelolaan Aset Negara di Kemayoran Tuai Apresiasi

Senin, 13 Juli 2026 | 23:54

235 Bus Sekolah Gratis Layani Pelajar Jakarta

Senin, 13 Juli 2026 | 23:40

Selengkapnya