Berita

Analis politik dari Lembaga Survey KedaiKOPI, Hendri Satrio/RMOL

Politik

Soal Dewan Pengawas, Pengamat: Biar Nanti KPK Tidak Diperlukan Lagi

SENIN, 09 SEPTEMBER 2019 | 01:19 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Usulan pembentukan Dewan Pengawas untuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) perlu dipikirkan secara matang sebelum direalisasikan dalam RUU KPK yang belakangan makin panas diperbincangkan.

Analis politik dari Lembaga Survey KedaiKOPI, Hendri Satrio berpandangan, yang jadi persoalan bukan keberadaan badan tersebut, melainkan sosok yang bakal mengisi lembaga pengawas ini.

“Pertanyaannya bukan diperlukan atau tidak, itu siapa yang mau ngisi nanti. Siapa orang-orang yang lebih berintegritas dari capim KPK itu? Itu jauh lebih penting nantinya,” ungkap Hendri kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (8/9).


Dari segi fungsi, ia tak masalah dengan lembaga yang diusulkan oleh mantan Plt Pimpinan KPK, Indriyanto Seno Adji itu.

“Saya ngerti KPK harus ada yang ngawasin supaya taat azas. Ya menurut saya kayak KPK di atas KPK itu dewan pengawas," tambahnya.

Bukan tanpa alasan, melalu lembaga tersebut, lembaga superbody yang belakangan kerap menjadi sorotan tersebut bisa dikontrol serta menurunkan angka koruptor di Indonesia.

"Kita coba saja lah, namanya UU sudah disetujui ya kita jalankan. Insya Allah tingkat korupsi di Indonesia menurun dan KPK makin lama makin tidak diperlukan," tutupnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

SGU Gandeng Poltek SSN Perkuat Pendidikan Siber Keamanan

Rabu, 29 Juli 2026 | 02:09

Jokowi Bohong soal 54 Kali Ajak Makan Siang PKL Solo

Rabu, 29 Juli 2026 | 02:02

Sentralisasi Hambat Otonomi Daerah

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:49

Kejagung Periksa Tujuh Saksi Kasus TPPU Febrie, Empat Penyidik Polri

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:05

Terungkap Jokowi Ikut Dirikan Gerindra di Solo Jelang Pemilu 2009

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:00

Satgas Jaga Jakarta dan FKDM Jangan Loyo Antisipasi Tawuran Warga

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:28

Polda Metro Jaya Bongkar Sindikat Pengedar Etomidate

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:24

Beredar Hasil Survei 32 Capres 2029

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:02

DKPP Putus Perkara Helikopter KPU pada 29 Juli

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:23

GOR Ciracas Diserbu 3.190 Pelamar Kerja

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:05

Selengkapnya