Berita

Sepuluh orang capim KPK periode 2019-2023

Politik

Saut Situmorang: Kalau Capim KPK Terpilih Jelek Pasti Akan Dikritik Rakyat

MINGGU, 08 SEPTEMBER 2019 | 14:58 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Sepuluh nama calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Capim KPK) yang diusulkan oleh Panitia Seleksi (Pansel) akan segera menjalani uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper tes di Komisi III DPR RI awal pekan depan.

Tes tersebut akan dilangsungkan setelah Presiden Joko Widodo menyerahkan 10 nama Capim KPK jilid V ke DPR RI.

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang mengatakan, kesepuluh nama itu sudah tidak akan pernah bisa berubah.


"Mau teriak apa juga enggak bakal bisa berubah. Ini sudah proses politik," ujar Saut di Gedung Merah Putih KPK Jakarta, Minggu (8/9).

Saut menyarankan, seharusnya kalau ingin KPK bekerja dengan baik, seharusnya pimpinan itu biarlah dipilih langsung oleh Presiden .

"Jadi kalau ada apa-apa tinggal presidennya saja bertanggung jawab,  iya gak?," katanya.

Saut melanjutkan, di negara lain proses pemilihan untuk menjadi pimpinan lembaga anti rasuah mekanisme adalah seperti itu.

"Saya sudah tidak bisa berdebat lagi soal LHKPN, kode etik, karena itu sudah selesai. Tanggung jawab KPK sudah selesai karena sudah kami berikan, " terang Saut.

Wakil ketua KPK ini sudah terlampau pasrah dengan keputusan yang Pansel ambil. Saut mengingatkan, siapapun nanti yang terpilih, tidak akan pernah bisa sesuka hatinya berada di KPK.

"Sistem nilai KPK dan check and balance-nya sudah jelas. Pengawasan Internal dan Pengaduan Masyarakat (PIPM) juga sudah jelas," Tandasnya

"Jadi saya katakan kalaupun mereka sudah dipilih, mereka akan tetap perform, kalau tidak perform pasti akan dikritik oleh masyarakat," tegas Saut.

Sebelumnya publik menyoroti rekam jejak Kesepuluh kandidat Capim KPK yang diduga bermasalah. Mereka yang lolos berasal dari latarbelakang berbeda, terdiri satu orang dari komisioner KPK, satu polisi, satu jaksa, satu auditor, satu advokat, dua dosen, satu hakim dan dua PNS.

Untuk mengingatkan berikut sepuluh nama yang diserahkan Pansel ke Presiden Jokowi:

1. Alexander Marwata, Komisioner KPK
2. Firli Bahuri, Anggota Polri
3. I Nyoman Wara, Auditor BPK
4. Johanis Tanak, Jaksa
5. Lili Pintauli Siregar, Advokat
6. Luthfi Jayadi Kurnaiwan, Dosen
7. Nawawi Pomolango, Hakim
8. Nurul Ghufron, Dosen
9. Roby Arya B, PNS Sekretariat Kabinet
10. Sigit Danang Joyo, PNS Kementerian Keuangan

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

September 2026, Industri Kayu Tertekan Karhutla

Rabu, 30 September 2026 | 20:27

Komisaris Asuransi Tokio Marine Indonesia Dicecar KPK Soal Pencairan Komisi Fiktif Asuransi Pelni

Rabu, 30 September 2026 | 20:26

Prabowo Minta Efisiensi APBN Tetap Terukur demi Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 30 September 2026 | 20:26

Insentif Pajak Gaji Karyawan di Bawah Rp10 Juta Berlanjut Hingga 2027

Rabu, 30 September 2026 | 19:51

Bulu Tangkis Sumbang 6 Medali Asian Games, BNI Apresiasi Pembinaan PBSI

Rabu, 30 September 2026 | 19:36

Pancasila, Persatuan, dan Ujian Geopolitik

Rabu, 30 September 2026 | 19:23

33,2 Juta Keluarga Akan Terima Bantuan Beras 10 Kg selama Oktober-Desember

Rabu, 30 September 2026 | 19:12

Pemerintah Siapkan Stimulus Ekonomi Rp31 Triliun di Kuartal IV 2026

Rabu, 30 September 2026 | 19:01

Dakwah Ekonomi Syarikat Islam Sejalan dengan Visi Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 18:34

Pengelolaan Gambut di Riau Jadi Rujukan Badan Baru Bentukan Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 18:28

Selengkapnya