Berita

Tutup logo KPK/RMOL

Politik

Pegawai Tutup Empat Logo KPK Dengan Kain Hitam

MINGGU, 08 SEPTEMBER 2019 | 13:18 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Aksi long march puluhan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berakhir di gedung Merah Putih, Kuningan, Jakarta, Minggu (8/9).

Setelah membagikan bunga chrysanthemum, tanda berduka cita atas revisi UU KPK yang disepakati DPR, Wadah Pegawai (WP) KPK berorasi di Gedung KPK. Orasi dipimpin langsung oleh Wakil Ketua KPK Saut Situmorang.

Selain orasi, mereka juga melakukan aksi simbolik menutup logo KPK dengan kain berwarna hitam. Berdasarkan pengamatan Kantor Berita RMOL, ada empat titik logo KPK yang ditutup.


Di antaranya di bagian depan gedung, kemudian logo di kanan dan kiri dinding yang berada dekat dengan pintu masuk.

Terakhir, logo besar KPK yang terpampang di bagian atas gedung Merah Putih.

"Kita menutup dan mengingatkan ada jalan panjang yang harus dilalui oleh negeri ini daripada sekadar membahas UU KPK," ujar Saut sembari tirai hitam diturunkan untuk menutupi logo KPK. Lagu “Bagimu Negeri” karya Kusbini mengiringi penutupan tersebut.

Menurutnya, yang diinginkan KPK adalah penguatan yang sesungguhnya. Bukan sebatas pernyataan penguatan tapi penuh muatan pelemahan.

"Memperkuat itu misalnya deputinya ditambah. Bahkan ada satu lembaga deputinya itu ada sembilan. KPK baru berapa?" tegas Saut.

Penutupan logo ini juga sebagai simbol bahwa KPK kini tidak bisa berdiri sendiri dan menggantungkan harapan pada rakyat.

"Kami hanya kurang dari 2000 orang, tapi pejuang KPK tidak akan pernah berhenti,” tegasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

September 2026, Industri Kayu Tertekan Karhutla

Rabu, 30 September 2026 | 20:27

Komisaris Asuransi Tokio Marine Indonesia Dicecar KPK Soal Pencairan Komisi Fiktif Asuransi Pelni

Rabu, 30 September 2026 | 20:26

Prabowo Minta Efisiensi APBN Tetap Terukur demi Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 30 September 2026 | 20:26

Insentif Pajak Gaji Karyawan di Bawah Rp10 Juta Berlanjut Hingga 2027

Rabu, 30 September 2026 | 19:51

Bulu Tangkis Sumbang 6 Medali Asian Games, BNI Apresiasi Pembinaan PBSI

Rabu, 30 September 2026 | 19:36

Pancasila, Persatuan, dan Ujian Geopolitik

Rabu, 30 September 2026 | 19:23

33,2 Juta Keluarga Akan Terima Bantuan Beras 10 Kg selama Oktober-Desember

Rabu, 30 September 2026 | 19:12

Pemerintah Siapkan Stimulus Ekonomi Rp31 Triliun di Kuartal IV 2026

Rabu, 30 September 2026 | 19:01

Dakwah Ekonomi Syarikat Islam Sejalan dengan Visi Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 18:34

Pengelolaan Gambut di Riau Jadi Rujukan Badan Baru Bentukan Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 18:28

Selengkapnya