Berita

Saut Situmorang/RMOL

Hukum

Tolak Revisi UU KPK, Saut Situmorang Ingatkan Semua Pihak Soal Piagam PBB

SABTU, 07 SEPTEMBER 2019 | 18:33 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ratusan pegawai hingga pimpinan KPK menggelar aksi dan menyatakan sikap tegas menolak revisi UU KPK, Jumat (6/9). Terdapat sembilan poin krusial yang isinya dianggap melemahkan lembaga antirasuah.

Wakil Ketua KPK Saut Situmorang tampak geram dengan rencana revisi UU KPK tersebut. Dia menegaskan bahwa dirinya secara pribadi sebagai rakyat Indonesia dan pimpinan KPK menolak revisi UU KPK.

Menurut Saut, revisi itu sejatinya harus memperkuat kinerja pemberantasan korupsi, bukan malah sebaliknya.


"Revisi itu kita minta relevan kalau memperkuat. Kalau memperlemah tolak, titik!" tegas Saut.

Dia mengatakan, dalam piagam Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) pemberantasan korupsi itu tidak boleh ada intervensi dari pihak manapun. Sebab, hal itu tidak sesuai dengan perinsip independensi dan integritas lembaga antikorupsi.

"Oleh sebab itu, apa yang kami lakukan adalah terus memperjuangkan poin-poin yang kita tandatangani dalam piagam PBB itu. Dalam UU sudah jelas mengatakan bahwa KPK tak boleh ada di bawah pengaruh kekuasaan manapun," tegasnya.

Lebih lanjut, Saut menambahkan bahwa pihaknya akan bersurat ke Presiden Joko Widodo untuk menindaklanjuti keseriusan penolakan terhadap rencana revisi UU KPK. Harapannya, Presiden menggunakan kekuasaannya untuk menolak revisi UU KPK.

"Oleh sebab itu kami kirim surat ke Presiden. Mudah-mudahan dengan kewenangannya dia laksanaan itu," demikian Saut.

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Rayakan HUT Perusahaan Lewat Santunan Anak Yatim

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:59

Polisi Geledah Rumah terkait Kasus Dugaan Korupsi Kejagung, 74 Kg Emas Diamankan

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:40

Ketahanan Energi Indonesia Masih Pincang Tanpa Ada Cadangan Strategis

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:12

Polisi Geledah 12 Titik Kasus Korupsi, Rumah Mewah Jampidsus Tidak Termasuk

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:50

Peradi Profesional Catat Rekor Kerja Sama dengan 112 Perguruan Tinggi

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:45

IPW Dukung Polri Usut Dugaan Korupsi di Lingkungan Kejagung

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:26

Yogyakarta dan Takdir Dirgantara

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:01

Kritik terhadap Pemerintah Bagian dalam Kehidupan Demokrasi

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:41

Pertamina Berdayakan Difabel Kampung Rajut Inspirasi Green Warrior Bandung

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:18

Polisi Sita Uang Miliaran Rupiah Usai Geledah Kafe dan Money Changer di Cipete

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:14

Selengkapnya