Berita

Kaltim/Net

Politik

Menteri Era SBY: Korbankan SDA Melimpah Demi Ibukota Baru, Apakah Rakyat Menikmati?

SABTU, 07 SEPTEMBER 2019 | 02:20 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Wacana pemindahan Ibukota dari Jakarta ke Kalimantan Timur tak semudah membalikkan telapak tangan. Presiden Joko Widodo sebagai pucuk pemerintahan harus melakukan beragam kajian mendalam sebelum wacana itu benar-benar dijalankan.

Begitu pesan yang dikatakan mantan Menteri Kehutanan, Malem Sambat (MS) Kaban saat ditemui di Bilangan Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (6/9).

"Pemindahan Ibukota itu harus dengan satu kajian yang betul-betul komprehensif dan mempertimbangkan multiaspek agar Ibukota yang baru tidak hanya menjadi isu," ujar Kaban.


Presiden Jokowi memilih Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara sebagai lokasi pembangunan ibukota baru. Namun pemilihan wilayah ini justru dianggap rentan dengan berbagai masalah.

"Lokasi yang disebut Presiden itu rawan akan mendapat kecaman yang panjang, sangat rawan dan menimbulkan kisruh," ungkapnya.

Mantan menteri era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini memaparkan, wilayah yang akan menjadi Ibukota baru memiliki sumber daya alam yang melimpah. Hal itu justru dikhawatirkan akan memicu gejolak di masyarakat.

"Pertanyannya apakah membangun Ibukota itu kemudian mengorbankan resources yang ada? Apakah rakyat berdampak menikmati kemakmuran, kesejahteraan?" demikian Kaban.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

Tragedi Perlintasan Sebidang

Rabu, 29 April 2026 | 05:45

Operasi Intelijen TNI Sukses Gagalkan Penyelundupan Kosmetik Ilegal dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 05:26

Dedi Mulyadi Sebut ‘Ratu Laut Kidul’ jadi Komut Independen bank bjb

Rabu, 29 April 2026 | 04:59

Jalan Tengah Lindungi Pelaut Tanpa Matikan Usaha Manning Agency

Rabu, 29 April 2026 | 04:48

Terima Penghargaan BSSN, Panglima TNI Dorong Penguatan Pertahanan Siber

Rabu, 29 April 2026 | 04:25

Banjir Gol Terjadi di Parc des Princes, PSG Pukul Munchen 5-4

Rabu, 29 April 2026 | 03:59

Indonesia Menggebu Kejar Program Gizi Nasional Jepang

Rabu, 29 April 2026 | 03:45

Suasana Ekonomi Politik Mutakhir Kita

Rabu, 29 April 2026 | 03:28

Diplomasi Pancasila Alat Bernavigasi Indonesia di Tengah Badai Geopolitik

Rabu, 29 April 2026 | 02:59

Ekonom Bantah Logika Capaian Swasembada Pangan Mentan Amran

Rabu, 29 April 2026 | 02:42

Selengkapnya