Berita

Masinton Pasaribu/Net

Politik

Revisi UU KPK Bukan Tiba-tiba, Sudah Disepakati Di Baleg 2017

JUMAT, 06 SEPTEMBER 2019 | 16:59 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Usulan revisi UU 30/2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU KPK) sudah ada di Badan Legislasi (Baleg) DPR sejak 2017. Artinya, bukan baru-baru DPR dan pemerintah sepakat untuk merevisi UU tersebut.

"Usulannya sudah lama ada di Baleg. 2017 yang lalu pemerintah dan DPR sudah menyepakati empat hal untuk dilakukan revisi terbatas terhadap UU KPK," kata anggota Komisi III DPR Masinton Pasaribu, Jumat (6/9).

Politisi muda PDI Perjuangan ini menyampaikan empat hal itu mulai penyadapan, dewan pengawas, kewenangan SP3 dan tentang pegawai KPK.


"2017 itu kan sudah pemerintah menyampaikan kan, sepakat dengan DPR untuk melakukan revisi empat hal," ucap Masinton.

Masinton menegaskan UU KPK tersebut memang sudah waktunya direvisi karena sudah 17 tahun berlaku. Sehingga perlu ada pembaharuan mengikuti perkembangan zaman.

"Maka DPR bersama pemerintah punya kewenangan untuk mereview, melakukan legislasi review terhadap seluruh produk perundangan-undangan, termasuk UU KPK. Apakah ini masih kompetibel sesuai dengan perkembangan zaman, kan gitu. Kita kan ingin penegakan hukum itu ke depan memiliki suatu kepastian, keadilan dan kemanfaatan," tuturnya.

Seluruh fraksi di DPR menyetujui revisi UU KPK menjadi RUU inisiatif dewan. Persetujuan seluruh fraksi tersebut disampaikan dalam sidang paripurna DPR yang digelar, Kamis (5/9).

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Swiss Tantang Argentina Usai Singkirkan Kolombia Lewat Drama Adu Penalti

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:45

Kemesraan Prabowo-Modi

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:30

Khayal Seorang Revolusioner

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:15

Pengalaman Demokrasi India jadi Inspirasi Penting Indonesia

Rabu, 08 Juli 2026 | 04:53

Sikap Tegas Rektor Untan Jalankan Statuta Universitas Tuai Apresiasi

Rabu, 08 Juli 2026 | 04:23

Belajar dari Koperasi Pertanian Jepang

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:58

Prabowo: Saya adalah Pengagum Pribadi Shri Narendra Modi

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:31

Kisah Seorang Anak Buruh Harian Lepas

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:13

Bahayakan Nyawa Banyak Orang, DPR Desak Polisi Berantas Maling Besi

Rabu, 08 Juli 2026 | 02:59

Tinjau TPA Jatiwaringin

Rabu, 08 Juli 2026 | 02:39

Selengkapnya