Berita

Masinton Pasaribu/Net

Politik

Masinton: KPK Pongah Dan Arogan, Tidak Ngerti Batas Kewenangan!

JUMAT, 06 SEPTEMBER 2019 | 02:50 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pernyataan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M Syarif menuai kritik keras dari Komisi III DPR.

Laode sebelumnya menyebut bahwa proses penyusunan draf revisi UU 30/2002 tentang KPK terkesan diam-diam. Penyusunan ini juga mengungkap tabir bahwa pemerintah dan parlemen telah membohongi rakyat mengenai upaya pemberantasan korupsi.

“Dalam program mereka selalu menyuarakan penguatan KPK, tapi pada kenyataannya mereka berkonspirasi melemahkan KPK secara diam-diam," katanya kepada wartawan, Rabu (5/9).


Pernyataan ini oleh anggota Komisi III DPR, Masinton Pasaribu dinilai sebagai sebuah kepongahan dari KPK. Menurutnya, KPK tidak dalam porsi mengomentari dan mencampuri upaya pemerintah dan DPR dalam menyusun UU.

“Pongah dan arogan! Tak mengerti mana batas kewenangannya,” kata Masinton dalam akun Twitter pribadinya, Kamis (5/9).

Politisi PDIP itu mengingatkan bahwa KPK posisi sebatas pelaksana dari UU yang dibuat oleh pemerintah dan DPR.  Sehingga tugas KPK adalah melaksanakan UU yang dibuat tersebut.

“Bahwa KPK itu pelaksana UU, jadi UU adalah keputusan politik antara legislatif dengan eksekutif, maka sebagai pengguna UU melaksanakan,” pungkasnya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Kopilot Malaysia Ngaku Diupah Rp220 Juta Selundupkan 26 Kg Ekstasi ke Jakarta

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:20

Merdeka dalam Keserakahan: Ilusi Kemerdekaan di Usia 81 Tahun

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:02

Polda Metro Masih Selidiki Dugaan Pencabulan oleh Oknum Pendeta

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:52

Loyalis Anies Dicecar KPK soal Jual Beli Properti di Kasus TPPU Rita Widyasari

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:25

Begini Respons Deddy Sitorus Usai Dilaporkan KWP ke MKD

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:02

Warga Tuban Terdampak Debu Pabrik, Semen Indonesia Mangkir Dipanggil DPRD

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:11

Terjang Ombak, Dedikasi Mantri BRI Buka Jalan Akses Finansial Pulau Seram

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:02

Bea Cukai Ciduk Kopilot Kurir Narkoba, Duit Negara Rp207,9 Miliar Selamat

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:41

Transformasi Danantara Dongkrak Pendapatan Telkom hingga Tembus Rp75,9 Triliun

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:22

Polda Metro Jaya Cokok 728 Tersangka Curanmor

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:06

Selengkapnya