Berita

Peluncuran aplikasi Simonas/RMOL

Bisnis

Simonas, Aplikasi Bikinan Kominfo Untuk Pencari Kerja

KAMIS, 05 SEPTEMBER 2019 | 19:31 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kementerian Komunikasi dan Informatika meluncurkan platform national talent pool Sistem Informasi Monitoring Alumni Sertifikasi atau Simonas.

Platform digunakan kandidat pencari kerja dan perusahaan atau instansi yang memerlukan tenaga kerja.

"Isu nomor satu di Indonesia adalah masalah talenta SDM. Microsoft, Cisco kesulitan mencari teknisi, Saya akhirnya membuat program digital talent scholarship (DTS) di Indonesia. Tahun ini kita mulai dengan 1.000 peserta yang bekerja sama dengan beberapa perguruan tinggi," ungkap Menteri Kominfo Rudiantara dalam peluncuran Simonas di Ruang Serba guna Kementerian Kominfo, Jakarta, Kamis (5/9).


Menurutnya, ketersediaan sumber daya manusia yang kompeten dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi (TIK) menjadi perhatian serius Pemerintah.

Bahkan di pesantren-pesantren nantinya juga akan ada Balai latihan kerja (BLK) untuk membekali para santri dengan keterampilan teknis.

Platform Simonas memungkinkan perusahaan mengakses profil kandidat yang berisikan informasi pengalaman kerja, portofolio, skill yang dikuasai, hingga sertifikasi keahlian pencari kerja, sehingga memudahkan perusahaan menyaring tenaga kerja kompeten.

Selain itu, perusahaan dapat menggunakan Simonas untuk melakukan talent scouting berdasarkan skill, lokasi, sekolah atau universitas terakhir, tingkat pendidikan, tema pelatihan yang diikuti, dan IPK.

Terdapat pula fitur mail antara perusahaan dan kandidat untuk memudahkan komunikasi dalam proses rekrutmen.

"Platform ini terbuka untuk umum, namun memberikan badge verifikasi terhadap lulusan program DTS serta informasi mengenai tema pelatihan yang diikuti,” tutup Kepala Badan Litbang SDM, Basuki Yusuf Iskandar.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Langkah Prabowo Masukkan Budaya LGBTQ Ancaman Nonmiliter Patut Didukung

Minggu, 05 Juli 2026 | 08:18

Kenduri Cinta Tantang Jokowi Dialog Terbuka soal Ijazah

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:31

Program Kopdes Tak Boleh Abaikan Prinsip HAM

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:19

Wacana Dua Periode Anyep Bikin Relawan Beralih Dukung Gibran Maju Capres

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:05

Anomali Gembok Rp1 Juta Ditjenpas

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:53

JPU Kasus Ijazah Jokowi Bikin Takut Narasumber Hadiri Diskusi di Televisi

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:46

Burung Bicara Sebelas Kata

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:34

Eropa dalam Perang Salib Pertama (1096-1099)

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:27

Penalti Mbappe Bawa Les Bleus ke Perempat Final

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:21

Keuntungan BUMN Jadi Energi Baru Pembangunan

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:06

Selengkapnya