Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Paradoks Kenaikan BPJS, Listrik Dan Mobil Mewah Pejabat Pemerintah

KAMIS, 05 SEPTEMBER 2019 | 14:44 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Rencana kenaikan iuran BPJS Kesehatan dan pencabutan subsidi listrik yang diikuti kenaikan harga tarif dasar listrik (TDL) yang dibebankan kepada rakyat sangat paradoks dengan pembelian mobil mewah para pejabat menteri kabinet kerja Jilid II.

Padahal, hingga saat ini kabinet baru di bawah pemerintahan Joko Widodo dan Maruf Amin belum dibentuk.

"Ada pemandangan paradoks. BPJS dan listrik akan dinaikan tapi pejabat belum kerja sudah dibelikan mobil," kata Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu di Jakarta, Kamis (5/9).


Hal ini seakan ada sekat dan pembeda antara kebijakan yang berdampak langsung kepada rakyat dan kebijakan untuk kesejahteraan pejabat itu sendiri.

"Padahal subsidi listrik dan BPJS sangat penting untuk rakyat kecil," ujar Adi.

Ia pun menyarankan kepada pemerintah untuk bersikap adil dalam membuat kebijakan untuk masyarakat secara luas.

Apabila pemerintah ingin menaikkan iuran BPJS Kesehatan dan tarif listrik, harus juga dibarengi dengan menaikkan pendapatan rakyat kecil agar tidak terbebani dengan kebijakan tersebut.

"Yang repot kan BPJS dan listrik tapi pendapatan rakyat stagnan," demikian Adi.

Menteri di Kabinet Kerja jilid II nantinya akan mendapatkan fasilitas mewah berupa mobil dinas baru Toyota Crown 2.5 HV G-Executive.

Di saat yang bersamaan, pemerintah berencana menaikkan iuran BPJS Kesehatan dua kali lipat dan mencabut subsidi listrik 24,4 juta pelanggan 900 VA pada tahun depan.

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Rayakan HUT Perusahaan Lewat Santunan Anak Yatim

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:59

Polisi Geledah Rumah terkait Kasus Dugaan Korupsi Kejagung, 74 Kg Emas Diamankan

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:40

Ketahanan Energi Indonesia Masih Pincang Tanpa Ada Cadangan Strategis

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:12

Polisi Geledah 12 Titik Kasus Korupsi, Rumah Mewah Jampidsus Tidak Termasuk

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:50

Peradi Profesional Catat Rekor Kerja Sama dengan 112 Perguruan Tinggi

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:45

IPW Dukung Polri Usut Dugaan Korupsi di Lingkungan Kejagung

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:26

Yogyakarta dan Takdir Dirgantara

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:01

Kritik terhadap Pemerintah Bagian dalam Kehidupan Demokrasi

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:41

Pertamina Berdayakan Difabel Kampung Rajut Inspirasi Green Warrior Bandung

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:18

Polisi Sita Uang Miliaran Rupiah Usai Geledah Kafe dan Money Changer di Cipete

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:14

Selengkapnya