Berita

Jokowi/Net

Politik

Apa Gunanya Ibukota Pindah Kalau Rakyat Makin Susah?

KAMIS, 05 SEPTEMBER 2019 | 14:09 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Presiden Joko Widodo telah memutuskan akan memindah Ibukota dari Jakarta ke Kalimantan Timur. Jokowi sempat meminta izin ke seluruh anggota parlemen saat sidang tahunan medio Agustus lalu.

Wasekjen DPP Partai Gerindra Andre Rosiade meminta Jokowi lebih memprioritaskan masalah BPJS dan Kenaikan listrik, ketimbang mengurusi persoalan pindah Ibukota.

"Banyak hal-hal yang urgen dan menjadi prioritas, jangan sampai kepentingan masyarakat terkesan dikorbankan demi mimpi presiden untuk ibukota baru," ujar Andre Saat ditemui di gedung Lemhanas, Jakarta pada Kamis (5/9).


Andre mengingatkan, Jokowi harus mengutamakan kepentingan rakyat dan meminta mantan Gubernur Jakarta ini untuk menuntaskan janjinya selama kampanye kemarin.

"Apa gunanya pindah Ibukota baru kalau rakyat semakin susah?" Tanya Andre.

Seperti diketahui, sebelumnya pemerintah telah menyepakati bahwa iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) kesehatan akan naik pada tanggal 1 Januari 2020 mendatang.

Selain itu, beban masyarakat bertambah dengan wacana PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang akan menaikkan tarif dasar listrik. Keputusan PLN itu usai rapat bersama Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Salah satu keputusannya yaitu mencabut subsidi listrik untuk golongan 900 Volt Amper (VA).

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

September 2026, Industri Kayu Tertekan Karhutla

Rabu, 30 September 2026 | 20:27

Komisaris Asuransi Tokio Marine Indonesia Dicecar KPK Soal Pencairan Komisi Fiktif Asuransi Pelni

Rabu, 30 September 2026 | 20:26

Prabowo Minta Efisiensi APBN Tetap Terukur demi Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 30 September 2026 | 20:26

Insentif Pajak Gaji Karyawan di Bawah Rp10 Juta Berlanjut Hingga 2027

Rabu, 30 September 2026 | 19:51

Bulu Tangkis Sumbang 6 Medali Asian Games, BNI Apresiasi Pembinaan PBSI

Rabu, 30 September 2026 | 19:36

Pancasila, Persatuan, dan Ujian Geopolitik

Rabu, 30 September 2026 | 19:23

33,2 Juta Keluarga Akan Terima Bantuan Beras 10 Kg selama Oktober-Desember

Rabu, 30 September 2026 | 19:12

Pemerintah Siapkan Stimulus Ekonomi Rp31 Triliun di Kuartal IV 2026

Rabu, 30 September 2026 | 19:01

Dakwah Ekonomi Syarikat Islam Sejalan dengan Visi Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 18:34

Pengelolaan Gambut di Riau Jadi Rujukan Badan Baru Bentukan Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 18:28

Selengkapnya