Berita

Dave Akbarshah Laksono/Net

Politik

Berbeda Dengan Wiranto, Politisi Muda Golkar Bela Moeldoko

KAMIS, 05 SEPTEMBER 2019 | 13:09 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Lingkaran istana tampaknya tidak sepemikiran soal mekanisme terbaik dalam menyelesaikan kerusuhan di Papua dan Papua Barat.

Kepala KSP Moeldoko meminta bantuan Amerika Serikat, sementara Menko Polhukam Wiranto menyebut bantuan asing tidak diperlukan.

Anggota Komisi I DPR Dave Akbarshah Laksono mengaku memiliki penafsiran sendiri terhadap apa yang dikatakan Moeldoko. Menurutnya, meminta bantuan bukan berarti Amerika Serikat harus turun tangan.


"Bisa juga agar tidak ada intervensi asing dan lainnya, agar Papua tetap diselesaikan oleh Indonesia gitu," ujar Dave di Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (5/9).

Politisi muda Golkar ini meyakini bahwa Moeldoko yang juga mantan Panglima TNI tidak akan pernah mengizinkan negara asing ikut campur dalam menyelesaikan persoalan dalam negeri.

"Kepala KSP pasti tidak akan meminta bantuan asing untuk intervensi penyelesaian Papua, karena TNI-Polri juga seluruh aparat pemerintahan sipil mampu menyelesaikannya," jelas Dave.

Dia berharap penyelesaian Papua harus dilakukan dengan pendekatan dialog. Pasalnya, awal mula kerusuhan adalah soal perasaan yang terluka.

"Mengedepankan dialogis agar semua yang marah ini bisa diajak bicara sehingga menyelesaikan hingga akar rumputnya," demikian Dave.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Steve Hanke Ungkit Lagi Keputusan IMF 1998, Klaim Rupiah Bisa Setara Dolar AS

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:12

Gibran Ingin Generasi Muda Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:06

Komut Pertamina Mochamad Iriawan Pastikan Kesiapan SAF dan Operasional B50 di Jawa Timur

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:57

Wall Street Berpesta! Dow Cetak Rekor

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:53

Nasib Nadiem Ditentukan di Sidang Vonis Hari Ini

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:42

Kekayaan AHY Naik Hampir Enam Kali Lipat, Kini Tembus Rp118,65 Miliar

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:29

STOXX 600 Menguat Tipis, Saham Teknologi dan Energi Topang Bursa Eropa

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:24

Jerman Tumbang, Paraguay Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:14

Pimpin BEI 2026-2030, Jeffrey Hendrik Targetkan Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Besar Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:02

Dana GCA Diklaim Bisa Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

Selasa, 30 Juni 2026 | 06:48

Selengkapnya