Berita

Anies Baswedan/Net

Publika

Terpapar Ganjil Genap

KAMIS, 05 SEPTEMBER 2019 | 10:40 WIB | OLEH: ZENG WEI JIAN

AHOKER teriak macet. Anies perluas policy genap-ganjil. Larangan parkir berlaku. Warga sentra perdagangan terdampak. Omzet turun 40 persen.

Anak borjuis senang. Jalanan lancar. Driver online senyum. Distributor mobil antusias. Ada segelintir upper low class sok tajir yang mikir kredit mobil lagi. Oknum Polantas punya sumber income tambahan; damai di tempat.

Policy Genap Ganjil menyenangkan kelas bawah dan atas. Middle class puyeng; jadi sumber subsidi bagi driver online. Kalangan the haves punya banyak mobil. Tidak butuh jasa online. Tidak terpengaruh dengan hari genap.


Jalanan bebas macet. Sosialita bisa nge-gym on time. Ngopi di Starbuck jadi menyenangkan. Ketemu sephia lebih sering.

Kaum buruh di sepanjang jalur peluasan genap-ganjil juga ngeluh. Nasib mereka tergantung omzet toko tempat mereka mengais rezeki.

Mereka mulai benci Anies. Masalah perut. Korban terdampak genap-ganjil jadi haters Anies. "Jangan-jangan salah pilih," kata hati mereka.

Tapi Anies mengakar di bawah. Izin operasi roda dua di Jalan Sudirman Thamrin dirasa manfaatnya. Tidak ada lagi K-5 dibombardir Satpol Pamong Praja. Banyak penulis menjilat Anies. Sibuk bakar menyan. Mendengungkan mantera puja-puji. Amatiran. Cenderung memuakan.

The incoming danger tak terpikirkan. Skenario PDIP gabung dengan Gerindra mengusung Risma-Saefulloh bisa menumbangkan Anies.

Kolaborasi Jawa-Betawi sangat kuat di Jakarta. Kemungkinan Anies diusung PKS dan Nasdem tidak bisa menetralisir penetrasi duet tersebut.

Penulis adalah aktivis Komunitas Tionghoa Anti Korupsi (Komtak).

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya