Berita

Rini Soemarno bersama Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Orang Besar Di Belakang Rini, Ya Jokowi Sendiri

RABU, 04 SEPTEMBER 2019 | 18:35 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Menteri BUMN Rini Soemarno berani merombak sejumlah jajaran direksi BUMN lantaran dibekingi oleh Presiden Joko Widodo sendiri.

Demikian disampaikan pengamat politik dari lembaga survei Kedai Kopi, Hendri Satrio mengomentari pergantian direksi BRI oleh Rini.

Padahal seperti diketahui, Jokowi sudah mewanti-wanti para menteri agar jangan merombak jajaran strategis di bawahnya hingga pelantikan Presiden dan Wapres terpilih pada 20 Oktober.


"Pak Jokowi lah bekinganya. Aman jadi dia. Marilah kita tanya Pak Jokowi, kenapa Ibu Rini yang sudah digoyang sedemikian hebat oleh PDIP tetap berada di tatanan menteri-menterinya dia," ucap Hendri di sela-sela diskusi, di Hotel Sofyan, Jakarta Pusat, Selasa (4/9).

Hendri menerangkan anggapan buruk terhadap Rini mampu diredam, bahkan DPR lewat Pansus Pelindo meminta Jokowi memecat Rini tidak dijalankan. Hal ini menandakan Jokowi orang yang selama ini membekingi Rini. Padahal dari segi kinerja, Rini memang belum menunjukkan legacy.

"Kata siapa, baik dan tidak baik dari posisi Rini saat ini buktinya dia tidak kena reshuffle, jadi artinya baik di mata Jokowi," katanya.

Rini, lanjut Hendri, memiliki kegiatan yang punya program-program yang luar biasa menurut dia sendiri. Sehingga menurutnya, tidak ada masalah mengenai pemecatan direksi BUMN.

"Tapi saya tetap percaya bahwa program-program ini sudah diketahui sudah dilaporakn oleh Presiden, kenapa? Kalau Bu Rini ini kan termasuk salah satu menteri yang kuat sekali di kabinet Pak Jokowi, buktinya PDIP sebagai partai pengusung Jokowi pun enggak sanggup untuk melengserkan Rini," tandasnya.

Anggota Komisi III DPR dari PKS Nasir Djamil sebelumnya menduga, ada orang besar di belakang Rini, karena dia terlihat sangat kuat di jajaran kebinet.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Kopilot Malaysia Ngaku Diupah Rp220 Juta Selundupkan 26 Kg Ekstasi ke Jakarta

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:20

Merdeka dalam Keserakahan: Ilusi Kemerdekaan di Usia 81 Tahun

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:02

Polda Metro Masih Selidiki Dugaan Pencabulan oleh Oknum Pendeta

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:52

Loyalis Anies Dicecar KPK soal Jual Beli Properti di Kasus TPPU Rita Widyasari

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:25

Begini Respons Deddy Sitorus Usai Dilaporkan KWP ke MKD

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:02

Warga Tuban Terdampak Debu Pabrik, Semen Indonesia Mangkir Dipanggil DPRD

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:11

Terjang Ombak, Dedikasi Mantri BRI Buka Jalan Akses Finansial Pulau Seram

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:02

Bea Cukai Ciduk Kopilot Kurir Narkoba, Duit Negara Rp207,9 Miliar Selamat

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:41

Transformasi Danantara Dongkrak Pendapatan Telkom hingga Tembus Rp75,9 Triliun

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:22

Polda Metro Jaya Cokok 728 Tersangka Curanmor

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:06

Selengkapnya