Berita

Anton Tabah/Net

Politik

Dewan Pakar ICMI: Disertasi Sesat Abdul Aziz Harus Dibatalkan

RABU, 04 SEPTEMBER 2019 | 07:23 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Publik, khususnya umat Islam sedang heboh dengan disertasi Abdul Aziz UIN Yogja yang halalkan hubungan seks di luar nikah (non marital). Tokoh-tokoh Islam nasional menilai itu perbuatan murtad karena menghalalkan yang diharamkan Allah SWT.

Dewan Pakar ICMI Pusat Anton Tabah Digdoyo angkat bicara terkait disertasi Abdul Aziz. Anton awalnya tidak percaya disertasi seperti itu bisa lolos dari UIN Yogyakarta.

"Tetapi setelah lihat live di tv langsung dari penulis disertasi, yang bersangkutan akui hubungan sesk diluar nikah boleh secara syari dengan syarat pria dengan wanita tak bersuami dilakukan suka sama suka di ruang tertutup. Kepalaku seperti tertempelak. Kok bisa sarjana, ngaku muslim bilang begitu," kata Anton kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (4/9).


Apalagi, lanjut Anton, setelah mengetahui yang dijadikan rujukan dalam disertasi tersebut bukan ahli Islam, ia merujuk ke pemikiran Syahrur dari Syiria, seorang sarjana teknik yang pikiran-pikirannya selama ini ditentang dunia Islam.

"Siapapun yang faqih Islam jika dengar penjelasan Abd Aziz pembuat disertasi seks diluar nikah halal secara Islam akan tegas bilang itu zina yang sangat diharamkan oleh Islam," katanya.
 
Anton menceritakan, ia sempat berupaya meyakinkan diri, rekaman tv yang menampilkan Abdul Aziz ia putar berulang-ulang. Adegan Abdul Aziz mengatakan seks di luar nikah halal asal dengan wanita lajang ato janda bukan muhrim sedangkan laki-lakinya beristri, asal suka sama suka dan dilakukan di tempat tertutup.

Menurutnya, apa yang dikatakan Abdul Aziz jelas zina berbeda dengan mulkulaiman (budak sahaya) yang dalam Islam pun terus dibasmi karena peninggalan perilaku jahiliyyah.

"Apalagi di Indonesia tegas tidak ada budak sahaya, bahkan UU dan Pancasila melarang perbudakan," tegasnya.

Anton mengatakan, menafsirkan UU buatan manusia saja tidak boleh menurut pikiran masing masing warga tapi harus dengan konsideran batang tubuh pasal-pasal dan penjelasan yang sudah baku. Apalagi menerjemahkan kitab suci AlQuran yang dari Allah SWT. Penafsiran harus sesuai asbabun nuzul musnad mutasil dan ayat-ayat krusial yang ada penjelasan langsung dari Rosululloh SAW dan telah dibukukan dengan tafsir resmi yang dijadikan pedoman baku ijtima ulama sedunia.

"Seperti tafsir Ibnu Katsir, Qurtubi, Ibnu Abas, Jalalain, yang juga rujukan ke hadits shohih sangat kuat. Bukan tafsir ciptaan ulama sekarang banyak dipengaruhi pemikirannya sendiri yang liberal. Nabi Muhamad SAW sangat tegas bersabda. "Siapa yang berkata/menafsirkan AlQuran dengan pikirannya sendiri (ro'yu) maka telah disiapkan tempatnya di neraka," (HR.Tirmidzi)," jelasnya.

"Karena itu disertasi Abdul Aziz dari UIN Yogya harus dibatalkan," imbuhnya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Kopilot Malaysia Ngaku Diupah Rp220 Juta Selundupkan 26 Kg Ekstasi ke Jakarta

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:20

Merdeka dalam Keserakahan: Ilusi Kemerdekaan di Usia 81 Tahun

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:02

Polda Metro Masih Selidiki Dugaan Pencabulan oleh Oknum Pendeta

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:52

Loyalis Anies Dicecar KPK soal Jual Beli Properti di Kasus TPPU Rita Widyasari

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:25

Begini Respons Deddy Sitorus Usai Dilaporkan KWP ke MKD

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:02

Warga Tuban Terdampak Debu Pabrik, Semen Indonesia Mangkir Dipanggil DPRD

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:11

Terjang Ombak, Dedikasi Mantri BRI Buka Jalan Akses Finansial Pulau Seram

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:02

Bea Cukai Ciduk Kopilot Kurir Narkoba, Duit Negara Rp207,9 Miliar Selamat

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:41

Transformasi Danantara Dongkrak Pendapatan Telkom hingga Tembus Rp75,9 Triliun

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:22

Polda Metro Jaya Cokok 728 Tersangka Curanmor

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:06

Selengkapnya