Berita

Eks Wakil Gubernur Papua Barat, Irene Manibuy/Net

Politik

Tidak Ada Sekolah Dan Rumah Sakit Standar Internasional, Dana Otsus Nguap Ke Mana?

RABU, 04 SEPTEMBER 2019 | 05:30 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Puluhan triliun rupiah digelontorkan ke tanah Papua sebagai dana otonomi khusus (Otsus) sesuai dengan UU 21/2001. Tapi manfaat dana tersebut masih belum dapat dirasakan oleh masyarakat Papua dan Papua Barat.

Eks Wakil Gubernur Papua Barat, Irene Manibuy menjelaskan bahwa dana yang mencapai lebih dari Rp 60 triliun itu sebenarnya punya alokasi khusus.

Berdasar UU Otsus, dana itu diperuntukkan untuk pendidikan yang layak sebesar 20 persen, kesehatan sebesar 15 persen, dan ekonomi rakyat sebesar 10 persen.


Tapi kenyataannya dana tersebut menguap entah ke mana. Sebab, hingga kini tidak ada sekolah dan rumah sakit standar internasional yang berdiri di Papua. Padahal dana otsus cukup untuk mewujudkan hal tersebut.

“Begitu banyak uang yang sudah diturunkan, sekian triliun. Tapi apa yang ada di sana? Adakah sekolah yang berstandar internasional  untuk kami orang Papua? Apakah ada rumah sakit yang standar internasional?” tanyanya di acara Indonesia Lawyers Club yang disiarkan TV One, Selasa (3/8) malam.

Rakyat Papua harus merantau jauh untuk mendapatkan pendidikan tinggi. Begitu juga untuk mendapat pelayanan kesehatan layak harus berkunjung ke Makassar dan Jakarya

“Bagi orang Papua yang nggak punya uang, tinggal menunggu mati. Ini bagian dari ketidakadilan," jelasnya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Kopilot Malaysia Ngaku Diupah Rp220 Juta Selundupkan 26 Kg Ekstasi ke Jakarta

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:20

Merdeka dalam Keserakahan: Ilusi Kemerdekaan di Usia 81 Tahun

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:02

Polda Metro Masih Selidiki Dugaan Pencabulan oleh Oknum Pendeta

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:52

Loyalis Anies Dicecar KPK soal Jual Beli Properti di Kasus TPPU Rita Widyasari

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:25

Begini Respons Deddy Sitorus Usai Dilaporkan KWP ke MKD

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:02

Warga Tuban Terdampak Debu Pabrik, Semen Indonesia Mangkir Dipanggil DPRD

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:11

Terjang Ombak, Dedikasi Mantri BRI Buka Jalan Akses Finansial Pulau Seram

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:02

Bea Cukai Ciduk Kopilot Kurir Narkoba, Duit Negara Rp207,9 Miliar Selamat

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:41

Transformasi Danantara Dongkrak Pendapatan Telkom hingga Tembus Rp75,9 Triliun

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:22

Polda Metro Jaya Cokok 728 Tersangka Curanmor

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:06

Selengkapnya