Berita

Tri Susanti/Net

Politik

Fadli Zon Yakin Tri Susanti Tidak Mengucap Kata-Kata Rasis

RABU, 04 SEPTEMBER 2019 | 02:12 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Partai Gerindra buka suara soal penahanan mantan caleg mereka, Tri Susanti atas dugaan penyebaran berita bohong dan juga provokator dalam pengepungan asrama mahasiswa Papua di Surabaya.

Pengepungan asrama mahasiswa Papua berawal dari pengerusakan bendera Merah Putih yang diduga dilakukan mahasiswa asal Bumi Cendrawasih. Belakangan, hal tersebut dibantah berdasarkan pemeriksaan kepolisian.

Dalam pengepungan yang dilakukan sejumlah elemen masyarakat bersama aparat juga disertai sejumlah ucapan kasar dan rasis.


Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon membenarkan jika Susanti berada di lokasi dan itu dilakukan untuk membela bendera negara. Tetapi, Fadli membantah soal tuduhan ucapan rasial yang dialamatkan pada Susanti.

"Itu kan dia kalau tidak salah membela Merah Putih yang dilecehkan dan di situ ada masyarakat 700 orang yang saya dengar sendiri dari Kapolda, kalau mereka yang mengucap rasial harus diusut," ujar Fadli di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (3/9).

"Kalau misalnya memang terbukti, misalnya mengucapkan kata-kata rasial, tapi menurut saya bukan dia (Susi),” imbuhnya.

Fadli pun meminta polisi berlaku adil, yaitu dengan mengusut tuntas semua kejadian di Papua. Baik itu pengerusakan bendera Merah Putih dan pelaku ucapan rasis.

"Itu tentu sangat menyakiti hati masyarakat bahwa itu harus diusut semuanya," pungkas wakil ketua DPR ini.

Tri Susanti alias Mak Susi resmi menyandang status tersangka dan kini ditahan penyidik Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim setelah dilakukan pemeriksaan selama 12 jam hingga berpindah ruangan.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Kopilot Malaysia Ngaku Diupah Rp220 Juta Selundupkan 26 Kg Ekstasi ke Jakarta

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:20

Merdeka dalam Keserakahan: Ilusi Kemerdekaan di Usia 81 Tahun

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:02

Polda Metro Masih Selidiki Dugaan Pencabulan oleh Oknum Pendeta

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:52

Loyalis Anies Dicecar KPK soal Jual Beli Properti di Kasus TPPU Rita Widyasari

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:25

Begini Respons Deddy Sitorus Usai Dilaporkan KWP ke MKD

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:02

Warga Tuban Terdampak Debu Pabrik, Semen Indonesia Mangkir Dipanggil DPRD

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:11

Terjang Ombak, Dedikasi Mantri BRI Buka Jalan Akses Finansial Pulau Seram

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:02

Bea Cukai Ciduk Kopilot Kurir Narkoba, Duit Negara Rp207,9 Miliar Selamat

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:41

Transformasi Danantara Dongkrak Pendapatan Telkom hingga Tembus Rp75,9 Triliun

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:22

Polda Metro Jaya Cokok 728 Tersangka Curanmor

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:06

Selengkapnya