Berita

Penghargaan Untuk Bank BJB/Net

Bisnis

Diantara 100 Indonesia Most Valuable Brand 2019, Ada Bank BJB

SELASA, 03 SEPTEMBER 2019 | 23:49 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Memasuki semester 1 tahun 2019, PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk (bank bjb) mencatatkan prestasi dengan masuk sebagai 100 Brand Indonesia Paling Bernilai 2019.

Indonesia's Top 100 Most Valuable Brands ini diselenggarakan oleh Majalah SWA bekerjasama dengan Brand Finance dan Wir Global. Penghargaan tersebut diterima oleh Senior Executive Vice President Komersial dan UMKM Bank BJB, Beny Riswandi dalam acara yang  digelar di Ballroom C, Hotel Shangri-La, Jakarta, Rabu (12/6) .

Pemimpin Divisi Corporate Secretary Bank BJB, M. As’adi Budiman mengatakan, penghargaan ini mengukuhkan posisi Bank BJB sebagai salah satu brand yang mendapat predikat top sebagai rujukan bagi masyarakat luas.


“Terpilihnya Bank BJB sebagai salah satu penerima Top 100 Indonesia Most Valuable Brand 2019 mencerminkan kepercayaan masyarakat yang tinggi terhadap Bank BJB,” ujar dia seperti dilansir Kantor Berita RMOL Jabar.

Dalam sejarah perhelatan tersebut, BUMD milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat ini telah tujuh kali mendapat predikat Top 100 Indonesia Most Valuable Brand.

Kepercayaan ini, ujar As’adi merupakan buah kerja keras semua insan Bank BJB dalam memberikan pelayanan terbaik dan mendorong akselerasi performa bisnis lebih optimal sehingga berpengaruh pada nilai brand.

Indonesia's Top 100 Most Valuable Brands ini diikuti oleh perusahaan publik, pengelola dan pemilik merek, investor pasar saham, analis, masyarakat kelas menengah para pengamat merek, akademisi serta masyarakat yang memiliki perhatian terhadap nilai sebuah brand.

Pemeringkatan 'brand value' yang menjadi tolok ukur pemberian predikat penghargaan merujuk pada hasil analisis Brand Finance terhadap Brand Strength Index (BSI) setiap perusahaan yang berada dalam ranking.

Data yang dipergunakan untuk pemeringkatan berasal dari informasi perusahaan, Bloomberg, laporan tahunan perusahaan serta riset yang dilakukan oleh Brand Finance. Dalam penilaian, digunakan pula parameter finansial dan non finansial untuk mendapatkan nilai brand secara komprehensif.

Valuasi brand dapat digunakan untuk sandaran dalam melakukan akuisisi, IPO, delisting dari pasar saham, valuasi untuk tujuan transfer pricing atau hal-hal strategis lain.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Langkah Prabowo Masukkan Budaya LGBTQ Ancaman Nonmiliter Patut Didukung

Minggu, 05 Juli 2026 | 08:18

Kenduri Cinta Tantang Jokowi Dialog Terbuka soal Ijazah

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:31

Program Kopdes Tak Boleh Abaikan Prinsip HAM

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:19

Wacana Dua Periode Anyep Bikin Relawan Beralih Dukung Gibran Maju Capres

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:05

Anomali Gembok Rp1 Juta Ditjenpas

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:53

JPU Kasus Ijazah Jokowi Bikin Takut Narasumber Hadiri Diskusi di Televisi

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:46

Burung Bicara Sebelas Kata

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:34

Eropa dalam Perang Salib Pertama (1096-1099)

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:27

Penalti Mbappe Bawa Les Bleus ke Perempat Final

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:21

Keuntungan BUMN Jadi Energi Baru Pembangunan

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:06

Selengkapnya