Berita

Sekretaris Jenderal DPP Partai Nasdem, Johnny G. Plate/RMOL

Politik

Nasdem: Soal Menteri, Apa Yang Disampaikan Jokowi Sudah Tepat

SELASA, 03 SEPTEMBER 2019 | 17:41 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Presiden Joko Widodo secara tegas meminta partai politik pengusung untuk tidak cawe-cawe soal komposisi menteri pada Kabinet Kerja jilid II.

Sekretaris Jenderal DPP Partai Nasdem, Johnny G. Plate mengatakan apa yang disampaikan Presiden Jokowi sudah tepat dan harus dipatuhi parpol pengusung.

"Kalau soal kabinet itu hak prerogatif Presiden. Makanya Nasdem dari awal bilang kami serahkan sepenuhnya ke Pak Jokowi," ujar Johnny di Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (3/9).


Jangankan ikut campur, kata Johnny, Nasdem tidak meminta apalagi mengajukan nama khusus untuk dijadikan menteri dalam kabinet.

"Nama pun kami enggak kasih, terserah Pak Jokowi. Itu silahkan Pak Jokowi. Struktur kabinet, nomenklatur kabinet itu domain Presiden terpilih," tambahnya," jelasnya.

Baca: Jokowi: Usul Boleh, Tapi Jangan Ada Yang Ikut Campur

Anggota Komisi XI DPR ini menambahkan, Nasdem akan menerima apapun bentuk kabinet yang akan diumumkan Jokowi tersebut.

"Dan mengawal kebijakan Presiden di Parlemen," tegas Johnny.

PKB sebelumnya menyodorkan 10 nama calon menteri. Sementara partai Jokowi, PDIP, meminta paling banyak dapat jatah menteri pada periode kedua pemerintahan mantan Walikota Solo itu.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Steve Hanke Ungkit Lagi Keputusan IMF 1998, Klaim Rupiah Bisa Setara Dolar AS

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:12

Gibran Ingin Generasi Muda Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:06

Komut Pertamina Mochamad Iriawan Pastikan Kesiapan SAF dan Operasional B50 di Jawa Timur

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:57

Wall Street Berpesta! Dow Cetak Rekor

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:53

Nasib Nadiem Ditentukan di Sidang Vonis Hari Ini

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:42

Kekayaan AHY Naik Hampir Enam Kali Lipat, Kini Tembus Rp118,65 Miliar

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:29

STOXX 600 Menguat Tipis, Saham Teknologi dan Energi Topang Bursa Eropa

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:24

Jerman Tumbang, Paraguay Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:14

Pimpin BEI 2026-2030, Jeffrey Hendrik Targetkan Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Besar Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:02

Dana GCA Diklaim Bisa Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

Selasa, 30 Juni 2026 | 06:48

Selengkapnya