Berita

Moeldoko/Net

Politik

Pengamat: Soal Papua, Moeldoko Ingatkan AS Soal Perjanjian Kedaulatan Negara

SELASA, 03 SEPTEMBER 2019 | 16:05 WIB | LAPORAN: AZAIRUS ADLU

Klaim Kepala Staf Kepresiden Moeldoko yang menyebut Amerika Serikat (AS) mendukung Indonesia dalam mempertahankan kedaulatan negara di Papua dinilai bukan sesuatu yang menghebohkan.

Pengamat Politik Luar Negeri Teuku Rezasyah menilai, apa yang disampaikan Moeldoko lantaran Pemerintah Indonesia dan AS telah menandatangani sebuah dokumen perjanjian "Strategic Partnership" pada 2009 silam.

Dalam perbincangan dengan Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (3/9) Rezasyah menjelaskan, dalam dokumen itu, salah satu butirnya adalah keharusan kedua negara untuk saling menghargai kedaulatan pemerintah dan keutuhan wilayah.


Menurutnya, apa yang disampaikan Moeldoko mengingatkan pemerintah AS untuk konsisten dengan dokumen yang telah disepakati bersama.

"Secara tidak langsung, Bapak Moeldoko mengingatkan pemerintah AS, untuk tidak memperkenankan Warga Negara AS ikut campur dalam masalah di Papua, kini dan mendatang," kata Reza.

Kemarin, Senin (2/9), Moeldoko mengatakan Pemerintah Indonesia mendapat dukungan dari Amerika Serikat (AS) dalam mempertahankan kedaulatan negara dan meredam gejolak yang terjadi di Papua dan Papua Barat.

Hal itu disampaikan Moeldoko usai menerima Asisten Menteri Luar Negeri Amerika Serikat untuk Urusan Asia Timur dan Pasifik David R. Stilwell.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

UPDATE

Keputusan Jokowi Cawe-cawe PSI Kurang Tepat

Selasa, 02 Juni 2026 | 00:11

Ryamizard Ryacudu: Jenderal Tempur yang Memilih Jalan Ketegasan

Selasa, 02 Juni 2026 | 00:03

Daging Kurban Jadi Sumber Pangan Bergizi Keluarga Prasejahtera

Senin, 01 Juni 2026 | 23:48

Empat Jenderal di Pusara Ryamizard Ryacudu

Senin, 01 Juni 2026 | 23:07

Sebelum Ditunjukkan, Rakyat Masih Yakin Ijazah Jokowi Palsu

Senin, 01 Juni 2026 | 23:00

Non-Blok dalam Pusaran AS-China-Rusia-Iran

Senin, 01 Juni 2026 | 22:55

Ketua BKSAP Puji Pelaksanaan Haji 2026, Tapi Tetap Beri Catatan

Senin, 01 Juni 2026 | 22:46

CBA Minta KPK Periksa Semua Pengusaha Rokok Termasuk M Suryo

Senin, 01 Juni 2026 | 22:35

Dewan Komisaris Pertamina Tanamkan Jiwa Nasionalisme Siswa Sekolah Dasar

Senin, 01 Juni 2026 | 22:25

Balinale Hadirkan 94 Film Internasional di Sanur

Senin, 01 Juni 2026 | 22:18

Selengkapnya