Berita

Foto satelit ledakan di pusat antariksa Iran/Al Jazeera

Dunia

Iran Pastikan Penyebab Ledakan Roket Di Pusat Antariksa Karena Kesalahan Teknis

SELASA, 03 SEPTEMBER 2019 | 07:16 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Iran mengakui adanya ledakan roket di Pusat Antariksa Imam Khomeini baru-baru ini.

Jurubicara pemerintah Iran, Ali Rabiei pada Senin (2/9) menjelaskan, ledakan itu terjadi pekan kemarin terjadi karena ada kegagalan teknis yang melibatkan roket di pusat Iran.

Meski begitu, dia menegaskan bahwa ledakan terjadi pada roket di lokasi pengujian, dan bukan peluncuran.


"Ledakan itu terjadi di launchpad dan belum ada satelit yang dipindahkan ke launchpad," kata Rabiei.

"(Ledakan) itu terjadi di lokasi pengujian, bukan di lokasi peluncuran," sambungnya.

Konfirmasi itu dibuat setelah beberapa hari lalu muncul gambar satelit yang dirilis oleh Planet Labs Inc dan Maxar Technologies, di mana ada kepulan asap hitam naik di atas launchpad Iran pekan kemarin. Di sekelilingnya ada tampak seperti sisa-sisa roket yang hangus dan landasan.

Dalam kesempatan yang sama, Rabiei mengecam langkah Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang pekan lalu membuat cuitan di Twitter soal ledakan itu serta mengunggah apa yang tampak seperti foto pengawasan setelah ledakan yang diambil oleh satelit mata-mata Amerika Serikat.

"Kami tidak mengerti mengapa presiden Amerika Serikat membuat cuitan dan memposting gambar satelit dengan penuh kegembiraan. Ini tidak bisa dimengerti," katanya.

"Mungkin ini karena kurangnya subyek terkait Iran sehingga mereka mengangkat masalah seperti itu," sambungnya, seperti dimuat Al Jazeera.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ketua MPR Bicara Islam dan Kemajuan di Forum Mufti Dunia

Jumat, 12 Juni 2026 | 20:15

Cara Reaktivasi MyPertamina agar QR Code Aktif Lagi, Bisa Lewat Website dan Aplikasi

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:57

Dua Akses Stasiun MRT Dukuh Atas Ditutup Imbas Demo

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:54

Sinopsis Backrooms, Film Horor Adaptasi Serial YouTube yang Pecahkan Rekor Box Office

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:44

Demonstran Depan UOB

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:39

Palsukan Tanda Tangan, Bendahara BUMDes Diduga Korupsi Rp1,6 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:35

KPK Didesak Naikkan Status Pejabat DJBC Ahmad Dedi ke Penyidikan

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:32

BRI Gelontorkan Dana Rp500 Miliar untuk Buyback Saham

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:14

Jadwal Lengkap Fase Grup Piala Dunia 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:13

PDIP Diminta Tertibkan Kader Diduga Terlibat Program MBG

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:47

Selengkapnya