Berita

Captain Mushafiz bin Mustafa Bakrie/Net

Bisnis

Inilah Profil CEO Baru Malindo Air

SELASA, 03 SEPTEMBER 2019 | 03:20 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Malindo Air telah remi mengumumkan Chief Executive Officer (CEO) baru. CEO itu akan mulai aktif bekerja menggantikan Chandran Rama Muthy pada 23 September.

CEO baru itu adlah Captain Mushafiz bin Mustafa Bakrie. Sementara Chandran akan menempati posisi sebagai Group Strategic Director.

Chandran ditugaskan mendorong sinergi Lion Air Group yang lebih besar dengan mengawasi perkembangan baru dan arahan strategis terhadap lima maskapai penerbangan bersama-sama dalam menerapkan sistem manajemen keuangan dan mengembangkan bisnis.


Namun demikian, Chandran tetap menjadi pemegang saham dari Malindo Airways Sdn Bhd.
 
Sementara itu, Captain Mushafiz kini menjabat sebagai Direktur Keselamatan, Keamanan, dan Kualitas (Safety, Security and Quality) dari Thai Lion Air, maskapai penerbangan berbiaya hemat atau rendah di bawah naungan Lion Air Group, yang berbasis di Don Mueang, Thailand.
 
Captain Mushafiz memulai kariernya sebagai pilot terlatih dari Australia Aviation School, Adelaide dan telah mengoperasikan berbagai jenis pesawat termasuk varian Boeing 737, dan Boeing 777.
 
Pada 2013, Captain Mushafiz mengawali perjalanan karier bersama Lion Air Group dari Malindo Air sebagai salah satu pilot pertama dan memainkan peranan penting sebagai pilot manajemen.

Di tahun yang sama, Captain Mushafiz juga diperbantukan ke Thai Lion Air yang saat itu merupakan airlines baru.
 
Captain Mushafiz sudah memegang berbagai peran operasional termasuk sebagai Wakil Direktur Operasi Penerbangan.

“Dia membawa lebih dari 40 tahun pengalaman penerbangan sebagai pilot, manajemen maskapai, instruktur dan penguji,” ujar Head of PR & Communications Malindo Air, Andrea Liong, sebagaimana keterangan tertulis yang diterima, Selasa (3/9),

Dia tutur menguraikan bahwa Malindo Air saat ini melayani lebih dari 1.400 penerbangan setiap minggu di seluruh jaringan dari 57 destinasi di 16 negara.

Maskapai ini memiliki kekuatan armada seperti 14 ATR72-600 dan 29 Boeing 737NG.

“Malindo Air turut mempekerjakan hampir 5.000 karyawan dengan 100 persen Malaysian crew,” pungkasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Langkah Prabowo Masukkan Budaya LGBTQ Ancaman Nonmiliter Patut Didukung

Minggu, 05 Juli 2026 | 08:18

Kenduri Cinta Tantang Jokowi Dialog Terbuka soal Ijazah

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:31

Program Kopdes Tak Boleh Abaikan Prinsip HAM

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:19

Wacana Dua Periode Anyep Bikin Relawan Beralih Dukung Gibran Maju Capres

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:05

Anomali Gembok Rp1 Juta Ditjenpas

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:53

JPU Kasus Ijazah Jokowi Bikin Takut Narasumber Hadiri Diskusi di Televisi

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:46

Burung Bicara Sebelas Kata

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:34

Eropa dalam Perang Salib Pertama (1096-1099)

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:27

Penalti Mbappe Bawa Les Bleus ke Perempat Final

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:21

Keuntungan BUMN Jadi Energi Baru Pembangunan

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:06

Selengkapnya