Berita

WNA Australia yang diduga ikut demo Papua/Ist

Presisi

Polri: Ngapain Orang Asing Ikut Demo Papua?

SENIN, 02 SEPTEMBER 2019 | 21:51 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Keberadaan Warga Negara Asing (WNA) asal Australia dalam aksi demonstrasi Papua dipertanyakan oleh Polri. Saat ini, WNA yang berjumlah empat orang itu telah dideportasi ke negara asalnya.

"Ada pelanggaran di situ, dia ngapain orang asing ikut demo?" kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta, Senin (2/9).

Ia menegaskan, Polri tetap melakukan penyelidikan kepada empat WNA asal Australia itu mengikuti aksi demonstrasi di halaman kantor Walikota Sorong, Papua Barat.


Namun yang pasti, sambung Dedi, empat WNA tersebut melanggar hukum karena diduga mengibarkan bendera bintang kejora.

"Di cek juga pelanggaran imigrasinya. Yang jelas dari imigrasi ada pelanggaran keimigrasian maka dideportasi. Saat ini belum ditemukan tindak pidana lain," jelasnya.

Keempat WNA itu diduga kuat mengikuti aksi demonstrasi bersama orang asli Papua (OAP) yang menuntut Papua Merdeka di Kantor Walikota Sorong. Adapun identitas keempat WNA tersebut antara lain, Baxter Tom (37), Davidson Cheryl Melinda (36), Hellyer Danielle Joy (31) dan Cobbold Ruth Irene (25).

Keempatnya telah dideportasi melalui Bandara Domine Eduard Osok (DEO) Kota Sorong dengan menggunakan pesawat Batik Air ID 6197.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Iran Tak Terima Dituding Langgar Gencatan Senjata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:21

Riak Penolakan Jokowi di Lampung, Baliho Sambutan Raib

Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:01

Ramai di Medsos, Purbaya Respons Pajak Pencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:59

Ajukan Kasasi, Kerry Riza Anggap Putusan PT DKI Janggal

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:46

Harga Minyak Anjlok ke Level 71 Dolar AS

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:39

bank bjb Perluas Kolaborasi dengan Whuush Ojol, Kadin Jabar dan MUJ

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:38

AS Serang Target Militer Iran, Balas Serangan Drone terhadap Kapal Kargo di Selat Hormuz

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:21

Emas Antam Naik Usai Mandek Dua Hari Beruntun

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:09

Trump Sebut Iran Lakukan Pelanggaran Bodoh Terkait Pelanggaran Gencatan Senjata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:51

Emas Rebound 1,3 Persen usai Data Inflasi AS

Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:33

Selengkapnya