Berita

Irfan Bachdim diharapkan bisa mendongkrak ketajaman lini depan Timnas/PSSI

Sepak Bola

Jelang Hadapi Malaysia, Timnas Indonesia Terus Genjot Penyelesaian Akhir

SENIN, 02 SEPTEMBER 2019 | 13:11 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Timnas Indonesia dinilai mengalami perkembangan positif jelang lawan Malaysia, Kamis (5/9) mendatang. Namun, masih ada beberapa hal yang terus diasah dan diperbaiki.

Salah satunya adalah soal penyelesaian akhir yang dianggap tim pelatih belum maksimal. Hal ini didapat tim pelatih setelah Timnas melakukan uji coba melawan Persika Karawang dan Bhayangkara FC.

Menurut asisten pelatih Yeyen Tumen, skuat Garuda sudah menunjukkan perkembangan positif di lini pertahahan. Seperti yang terlihat dalam laga melawan Bhayangkara, pertahanan Tim Merah Putih sudah lebih rapat.


Namun, masih saja ada hal-hal yang harus diperbaiki. Salah satunya penyelesaian akhir yang belum sesuai dengan yang diharapkan.

"Beberapa sentuhan terutama sentuhan terakhir ke gawang yang perlu kita perbaiki, termasuk juga kualitas umpan lambung. Kalau Yustinus Pae dan Ruben Sanad sudah sangat baik (melakukan umpan lambung) karena memang lebih sering bermain di sisi itu. Tapi beberapa pemain lain perlu kita tingkatkan," jelas Yeyen, dilansir laman resmi PSSI.

Soal beberapa pemain yang terlambat bergabung tak jadi persoalan. Karena mereka yang menyusul bergabung sudah cukup paham dengan sistem permainan yang dikembangkan di Timnas.

"Dua pemain yang baru bergabung, Stefano Lilipaly dan Andik Vermansah, langsung bisa beradaptasi. Dua pemain tersebut sudah memahami sistem latihan yang diterapkan Timnas Indonesia. Makanya, mereka tidak kesulitan untuk beradaptasi dengan para pemain lainnya," tandasnya.

Indonesia akan menghadapi Malaysia dalam laga pertama kualifikasi Piala Dunia 2022, Kamis (5/9). Laga yang dilangsungkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno ini akan menarik minat masyarakat mengingat rivalitas kedua negara di dalam maupun di luar lapangan.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Aplikasi Digital Berbasis White Label Dukung Operasional KDKMP

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:59

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:43

DPD Dorong Kemenko Polkam Lahirkan Peta Jalan Keamanan Papua

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:28

Mengoptimalkan Potensi Blue Ocean Economy

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:53

Wagub Lampung Minta Gapembi Kawal Pemenuhan Standar MBG

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:35

Analis Geopolitik: Tiongkok Berpotensi sebagai Global Stabilizer

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:23

Prabowo dan Tumpukan Uang

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:58

ANTAM Tetap Fokus Jaga Fundamental Bisnis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:46

Sukseskan Program Nuklir, PKS Dorong Pembentukan Kembali BATAN

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:23

Paradigma Baru Biaya Logistik

Kamis, 14 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya