Berita

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Mohammad Iqbal/Net

Presisi

Polisi Sudah Tahu Oknum Asing Yang Bermain Di Papua

SENIN, 02 SEPTEMBER 2019 | 11:57 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Polri telah mengetahui oknum asing yang mengkondisikan Papua yang tadinya kondusif menjadi sangat mengkhawatirkan.

Namun, Polri belum dapat membuka siapa oknum asing tersebut lantaran masih terus didalami oleh beberapa lembaga dan kementrian terkait.

Begitu yang disampaikan oleh Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Mabes Polri Irjen Mohammad Iqbal di Gedung Mabes Polri, Jakarta, Senin (2/9).


"Kami sedang melakukan pendalaman, pendalaman itu bukan hanya kepolisian. Kepolisian tidak optimal melakukan pendalaman, ada seperti Kemenlu, BIN, dan instansi dan lembaga terkait," terang Iqbal.

Ditegaskan, masyarakat asli Papua yang ikut-ikut dalam rusuh beberapa minggu terakhir mungkin tidak mengetahui adanya pengkondisian alias setting yang dilakukan oleh pihak luar.

"Kita sudah petakan itu, orang-orangnya sudah kita petakan. Tunggu saja kita sedang bekerja untuk hal itu," tekan Iqbal.

Dari informasi yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, hari ini telah dilakukan pendeportasian empat orang WNA dari Australia yang diduga kuat mengikuti aksi demonstrasi di kantor Walikota Sorong pada 27 Agustus 2019 lalu. Dalam aksi yang berujung ricuh itu massa menuntut Papua merdeka.

Adapun empat WNA tersebut yakni Baxter Tom (37), Davidson Cheryl Melinda (36), Hellyer Danielle Joy (31) dan Cobbold Ruth Irene (25). Keempatnya telah dideportasi melalui Bandara Domine Eduard Osok (DEO) Kota Sorong dengan menggunakan pesawat Batik Air ID 6197.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Iran Tak Terima Dituding Langgar Gencatan Senjata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:21

Riak Penolakan Jokowi di Lampung, Baliho Sambutan Raib

Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:01

Ramai di Medsos, Purbaya Respons Pajak Pencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:59

Ajukan Kasasi, Kerry Riza Anggap Putusan PT DKI Janggal

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:46

Harga Minyak Anjlok ke Level 71 Dolar AS

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:39

bank bjb Perluas Kolaborasi dengan Whuush Ojol, Kadin Jabar dan MUJ

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:38

AS Serang Target Militer Iran, Balas Serangan Drone terhadap Kapal Kargo di Selat Hormuz

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:21

Emas Antam Naik Usai Mandek Dua Hari Beruntun

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:09

Trump Sebut Iran Lakukan Pelanggaran Bodoh Terkait Pelanggaran Gencatan Senjata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:51

Emas Rebound 1,3 Persen usai Data Inflasi AS

Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:33

Selengkapnya