Berita

Brigjen Dedi Prasetyo ajak masyarakat hormati putusan Pansel KPK/Net

Presisi

Polri: Mari Hormati Keputusan Pansel KPK

MINGGU, 01 SEPTEMBER 2019 | 02:36 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kepolisian Negara Republik Indonesia menilai proses seleksi Calon Pimpinan (Capim) KPK yang dilakukan oleh Panitia Seleksi (Pansel) dilakukan secara transparan dan komprehensif. Untuk itu, Polri meminta agar seluruh pihak menghormati kerja dan keputusan Pansel KPK.

Demikian yang disampaikan oleh Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo merespons surat terbuka yang mengatasnamakan Wadah Pegawai KPK.

“Pansel KPK memiliki pemilihan komprehensif yang betul-betul seleksinya transparan. Hasilnya itu sudah diinformasikan kepada publik. Jadi tak ada alasan bagi KPK seperti itu,” kata Dedi kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (31/8).


Sejauh ini ada 20 orang yang dinyatakan lolos tahap profile assessment Capim KPK. Tahap berikutnya, dari 20 orang tersebut akan diseleksi lagi menjadi 10 orang sebelum diserahkan Pansel KPK kepada Presiden untuk kemudian dilakukan fit and proper test oleh DPR RI.

Dari nama-nama yang sudah dirilis Pansel Capim KPK terdapat Komisioner KPK Laode M Syarif dan Alexander Marwata. Juga Komisioner Kompolnas Dede Farhan Aulawi.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya