Berita

Ali Ngabalin bantah pernyataan Sri Bintang Pamungkas soal proposal referendum/RMOL

Politik

Sri Bintang Sebut Ada Proposal Referendum, Ali Ngabalin: Dia Mengigau!

JUMAT, 30 AGUSTUS 2019 | 17:56 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin menegaskan, ucapan aktivis Sri Bintang Pamungkas soal proposal referendum Papua sama sekali tidak benar.

"Sri Bintang itu mengigau. Mana ada orang sekelas Ibu Megawati bicara soal Proposal Referendum? Itu bohong, atau dia baru bangun tidur," ketus Ngabalin saat ditemui di Aula A.H Nasution, Masjid Cut Meutia, Jakarta, Jumat (30/8).

Ngabalin justru mempertanyakan pernyataan Sri Bintang yang menyebut Refrendum Papua adalah janji Megawati ke Menteri Luar Negeri Amerika Serikat saat itu, John Kery. Hal itu konon dilakukan Megawati saat menawarkan Jokowi untuk menjadi Presiden RI periode 2014-2019.


"Darimana proposal itu? Move on lah! Jangan jadi provokator baru. Kalian tidak mengerti soal Papua. Saya memang di Jakarta tapi saya anak Papua," tegas Ngabalin.

"Saya lebih berhak bicara soal masalah Papua daripada mereka. Jangan jadi provokator dong. Mimpi itu. Dari mana urusannya," pungkasnya.

Sebelumnya, sebuah video yang memperlihatkan Sri Bintang Pamungkas menyebut ada Proposal Referendum Papua beredar di jejaring sosial. Dalam video tersebut, Sri Bintang juga menyebut Megawati dan Jokowi menemui sejumlah tokoh dunia, di antaranya Menlu AS saat itu John Kerry.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

Komisi I DPR: Kisruh Rating IGRS di Steam Picu Kegaduhan

Rabu, 08 April 2026 | 19:50

JK Jangan jadi Martir Pemecah Belah Bangsa

Rabu, 08 April 2026 | 19:41

Narasi Pesimis di Tengah Gejolak Global Ganggu Stabilitas Nasional

Rabu, 08 April 2026 | 19:19

Ulama Dukung Wacana BNN Larang Vape

Rabu, 08 April 2026 | 19:18

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

Rabu, 08 April 2026 | 19:05

WFH Momentum Perkuat Layanan Digital

Rabu, 08 April 2026 | 19:02

Motor Listrik Operasional SPPG Sudah Direncanakan Sejak 2025

Rabu, 08 April 2026 | 19:00

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

Rabu, 08 April 2026 | 18:51

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Buat Akhiri Polemik

Rabu, 08 April 2026 | 18:44

7 Menu Warteg Paling Dicari Orang Indonesia

Rabu, 08 April 2026 | 18:42

Selengkapnya