Berita

Prabowo dan Jokowi/Net

Politik

Prabowo Minta Semua Elite Politik Bantu Jokowi Redam Gejolak Di Papua

JUMAT, 30 AGUSTUS 2019 | 16:26 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto mengajak seluruh elite politik dan rakyat Papua untuk memberikan kepercayaan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk membuat Papua lebih baik ke depan.

Juru Bicara Prabowo, Dahnil Anzar menyampaikan, meski Prabowo adalah rival politik Jokowi pada dua kali gelaran Pilpres, Prabowo memandang, seharusnya semua elite politik di Indonesia bersatu membantu Jokowi untuk meyakinkan masyarakat Papua jika Bumi Cenderawasih bisa lebih baik pada masa yang akan datang bersama bingkai kebhinnekaan.

"Prabowo menilai semua kekuatan politik harus saling tolong menolong, bersatu, lupakan perbedaan sikap politik, bantu Presiden Joko Widodo untuk meyakinkan rakyat Papua bahwa Papua bisa lebih baik di masa yang akan datang dalam bingkai NKRI," kata Dahnil kepada wartawan, Jumat (30/9).


Prabowo berpandangan, ketidakadilan dan rasialisme tidak boleh memiliki tempat di bumi Indonesia. Dan hal tersebut perlu diprioritaskan menjadi tanggung jawab bersama, karena menyangkut permasalahan yang teramat rentan.

"Semua potensi bangsa, tokoh, TNI dan Polri harus bergotong royong bersama-sama rakyat Papua untuk menghadirkan suasana kondusif dan keadilan di Papua," ujarnya.

Dia mengemukakan, Prabowo selalu memberikan atensi agar negara menghadirkan kesejahteraan, keadilan, dan tata kelola pemerintahan keamanan yang baik bagi Papua.

Dahnil mengatakan, Prabowo dalam silaturahmi dengan tokoh-tokoh politik seperti Presiden Jokowi, Wapres Jusuf Kalla, Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri dan Kepala BIN Budi Gunawan, selalu memberikan atensi agar negara segera menghadirkan kesejahteraan, keadilan dan tata kelola pemerintahan keamanan yang baik bagi Papua.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya