Berita

Artemesia Gentileschi/Net

Jaya Suprana

Pelopor #Me Too

JUMAT, 30 AGUSTUS 2019 | 10:12 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

BANYAK yang tahu bahwa Leonardo da Vinci, Raphael, Michelangelo, Titian adalah para mahapelukis abad XVI.

Mungkin juga banyak yang tahu bahwa Artemesia Gentileschi adalah mahapelukis abad XVII.

Namun mungkin tidak banyak yang tahu (termasuk saya) bahwa Artemisia Gentileschi adalah seorang perempuan.


Feminis

Semula saya duga Artemesia Gentileschi sama dengan Caravaggio dan Gianlorenzo Bernini dalam berjenis kelamin lelaki. Ternyata saya keliru.

Artimesia Gentileschi bahkan tergolong perempuan perkasa yang mempelopori gerakan perlawanan perempuan Eropa terhadap dominasi kaum lelaki yang dari hari ke hari makin menjadi-jadi dalam kesewenang-wenangan menindas bahkan memperkosa kaum perempuan.

Artemesia adalah perempuan pertama yang menggugat pelecehan seksual alias pemerkosaan oleh pelukis kesayangan Sri Paus, Agostino Tassi.

Bahkan Artemesia berhasil memenangkan pengadilan gereja yang sebenarnya berupaya melindungi lelaki pemerkosa sehingga akhirnya Tassi diasingkan meski secara pura-pura sebab tak lama kemudian kembali berkarya di Vatikan.

Pelopor

Kepeloporan Artemesia dalam melawan pelecehan lelaki terhadap kaum perempuan pada abad XVII, empat abad kemudian menggelora kembali di Amerika Serikat di masa kepresidenan Donald Trump dalam bentuk gerakan #Me Too.

Jika Rembrandt dan Tintoretto melukis tokoh Alkitab, Susanna sebagai subyek yang menggoda kaum lelaki maka Artemesia melukis Susanna sebagai korban yang digoda kaum lelaki mesum.

Artemesia Gentileschi merupakan perempuan pertama yang memperoleh kehormatan tertinggi seni-rupa diangkat sebagai anggota Academia delle Arti del Disegno di Florence setara para mahapelukis yang semuanya berjenis kelamin lelaki.

Semula di dunia seni-rupa kaum perempuan hanya berperan sebagai model lukisan atau maksimal pelukis amatiran untuk mengisi waktu luang sebagai ibu rumah tangga.

Pada tahun 2018, lukisan mahakarya Artemesia Gentileschi "Portret Diri Sebagai Santa Katharina dari Aleksandria" dibeli oleh Galeri Nasional London sebagai lukisan ke 21 oleh seorang perempuan di antara lebih dari 2.300 lukisan oleh perempuan.

Fakta sejarah membuktikan bahwa Artemesia Gentileschi di Italia memang secara kronologis mendahului Elisabeth Vigee-Lebrun di Prancis, Georgia O’Keefe di Amerika Serikat, Frida Kahlo di Meksiko, Emiria Sunassa di Indonesia sebagai para perempuan bermahakarya seni-rupa di planet bumi ini.

Penulis adalah pembelajar kebudayaan dan peradaban dunia.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

UPDATE

Realisasi Pendapatan Perparkiran di Jakarta Memble

Senin, 10 Agustus 2026 | 04:21

Keluarga Sutrimo Tak Lagi Pasrah soal Penyebab Kematian Karumga Febrie

Senin, 10 Agustus 2026 | 04:18

Rp4,1 Triliun BOS Madrasah dan BOP RA Tahap II segera Cair

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:36

Penjarahan dan Keruntuhan Kota Roma, 410 M

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:16

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

Pancasila Dasar Negara Kita

Senin, 10 Agustus 2026 | 02:43

Rudy Tanoe Bantah Mangkir Panggilan KPK

Senin, 10 Agustus 2026 | 02:16

Waspada Banjir Rob Rendam Kawasan Pesisir Jateng

Senin, 10 Agustus 2026 | 02:00

Dibuka Sayembara Rp100 Juta untuk Ijazah SMA Gibran

Senin, 10 Agustus 2026 | 01:28

Zikir Kebangsaan di Istiqlal

Senin, 10 Agustus 2026 | 01:08

Selengkapnya