Berita

Tim Pansel Capim KPK/RMOL

Politik

Bantah Kejar Tayang Pilih Capim KPK, Pansel: Sejak Awal Kita Bilang 2 September

JUMAT, 30 AGUSTUS 2019 | 03:25 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Panitia seleksi calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi , membantah kalau pansel 'kejar tayang' dalam menentukan Capim KPK.

"Sejak hari pertama, sebagai manusia kita sudah bilang Insyallah 2 September kita serahkan ke Presiden," ujar Ketua Pansel KPK Yenti Ganarsih di Gedung Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia, Jakarta, Kamis, (29/8).

"Kalau pun ada yang bilang terkesan terburu-buru ya tidak apa-apa, boleh saja. Namanya juga terkesan ya. Tapi kita juga bilang Insyallah kita akan sampaikan tanggal 2 September nanti," sambungnya.


Senada dengan Yenti, anggota Pansel yang lain Hendardi ikut menanggapi dengan mengatakan silahkan saja kalau ada yang bilang Capim dikebut.

"Seleksi ini lebih banyak item. Contohnya saja tahapan psikotes kita lakukan 2 kali. Kami bekerja efektif. Tapi terserah saja," tegas Hendardi.

Diketahui hari ini merupakan hari terakhir dari tes wawancara dan uji publik terhadap 20 Capim KPK. Proses tes wawancara digelar sejak tanggal 27 Agustus 2019 di ruang serba guna, Gedung III Lantai I, Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta.

Selanjutnya, Pansel KPK hanya akan meloloskan 10 nama calon pimpinan yang akan diserahkan kepada Presiden Jokowi.

Kesepuluh nama Capim KPK itu kemudian dikirim ke DPR mengikuti uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test untuk memilih 5 Pimpinan KPK yang baru.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

September 2026, Industri Kayu Tertekan Karhutla

Rabu, 30 September 2026 | 20:27

Komisaris Asuransi Tokio Marine Indonesia Dicecar KPK Soal Pencairan Komisi Fiktif Asuransi Pelni

Rabu, 30 September 2026 | 20:26

Prabowo Minta Efisiensi APBN Tetap Terukur demi Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 30 September 2026 | 20:26

Insentif Pajak Gaji Karyawan di Bawah Rp10 Juta Berlanjut Hingga 2027

Rabu, 30 September 2026 | 19:51

Bulu Tangkis Sumbang 6 Medali Asian Games, BNI Apresiasi Pembinaan PBSI

Rabu, 30 September 2026 | 19:36

Pancasila, Persatuan, dan Ujian Geopolitik

Rabu, 30 September 2026 | 19:23

33,2 Juta Keluarga Akan Terima Bantuan Beras 10 Kg selama Oktober-Desember

Rabu, 30 September 2026 | 19:12

Pemerintah Siapkan Stimulus Ekonomi Rp31 Triliun di Kuartal IV 2026

Rabu, 30 September 2026 | 19:01

Dakwah Ekonomi Syarikat Islam Sejalan dengan Visi Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 18:34

Pengelolaan Gambut di Riau Jadi Rujukan Badan Baru Bentukan Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 18:28

Selengkapnya