Berita

Presiden Joko Widodo memberikan keterangan pers di Purworejo, Kamis (29/8).Repro

Pertahanan

Jokowi: Mari Jaga Papua Tetap Menjadi Tanah Yang Damai

KAMIS, 29 AGUSTUS 2019 | 23:43 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Aksi kerusuhan di Papua yang terjadi di beberapa titik beberapa hari ini mendapat perhatian serius dari Presiden Joko Widodo.

Jokowi meminta kepada seluruh masyarakat Papua tidak melakukan tindakan anarkis. Ia meminta masyarakat tetap tenang. Segala tindakan merusak fasilitas, kata Jokowi justru akan merugikan masyarakat sendiri.

"Saya meminta agar masyarakat tenang dan tidak melakukan tindakan anarkistis. Segala tindakan itu hanya membawa kerugian bagi kita semua. Fasilitas umum, fasilitas publik dan fasilitas masyarakat yang kita bangun bersama jadi rusak," seru Jokowi di Purworejo, Jawa Tengah, Kamis malam (29/8).


Jokowi juga menjelaskan, pihaknya saat ini terus memantau perkembangan situasi Papua, khususnya kerusuhan yang terjadi di Jayapura. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu telah memerintahkan kepada Menko Polhukam, Kapolri, Kepala BIN dan Panglima TNI agar mengambil tindakan tegas terhadap perusuh, dan oknum yang rasialis.

Lebih lanjut Jokowi yang didampingi Menteri Pariwisata Arif Yahya dan Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung menegaskan betapa pemerintah memiliki komitmen untuk memajukan Papua, baik fisik maupun pembangunan sumberdaya manusia. Pembangunan itu, tambah Jokowi, untuk meningkatkan kemajuan dan kesejahteraan seluruh masyrakat Papua.

"Marilah kita semua menjaga tanah Papua agar tetap menjadi tanah yang damai. Saya mengajak segenap ketua dan tokoh adat, tokoh agama, kaum muda Papua untuk senantiasa mewujudkan Papua yang maju," imbau Jokowi.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

KH Sholeh Darat Diusulkan jadi Pahlawan Nasional

Senin, 30 Maret 2026 | 05:59

Pentingnya Disiplin Informasi dalam KUHP Baru

Senin, 30 Maret 2026 | 05:43

Dikenal Warga sebagai Orang Baik, Pegawai Ayam Geprek Ditemukan Tewas

Senin, 30 Maret 2026 | 05:16

Aburizal Bakrie Kenang Juwono Sudarsono sebagai Putra Terbaik Bangsa

Senin, 30 Maret 2026 | 04:57

Mitra MBG Jangan Coba-coba Markup Harga Bahan Baku

Senin, 30 Maret 2026 | 04:40

Ikrar Setia ke NKRI

Senin, 30 Maret 2026 | 04:23

Pertamina Fasilitasi Pemudik Balik ke Jakarta dengan Lancar

Senin, 30 Maret 2026 | 03:59

Merajut Hubungan Sipil-Militer

Senin, 30 Maret 2026 | 03:50

Hadapi Bulgaria, Timnas Indonesia Bakal Tertolong Dukungan Suporter

Senin, 30 Maret 2026 | 03:27

BGN Dorong Penguatan Ekosistem Peternakan Demi Serap Lapangan Kerja

Senin, 30 Maret 2026 | 02:59

Selengkapnya