Berita

Kapolri Jenderal Tito Karnavian/Net

Pertahanan

Kapolri: Prajurit TNI Yang Gugur Di Deiyai Diserang Pakai Panah

KAMIS, 29 AGUSTUS 2019 | 13:44 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Aksi solidaritas atas bentrokan di asrama Papua, Surabaya yang digelar di halaman Kantor Bupati Deiyai berujung ricuh, Rabu (28/8). Massa juga sempat merampas senjata milik aparat keamanan.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian menjelaskan, perampasan itu terjadi saat massa rusuh menyerang satu anggota TNI hingga meninggal saat tengah menjaga kendaraan operasional tempat menyimpan senjata.

"Dia sedang menjaga kendaraan, senjata yang disimpan di dalam kendaraan kemudian dilukai dan akhirnya dibacok dengan panah, gugur. Senjatanya dirampas," kata Tito di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta (29/8).


Selain itu, massa juga melakukan penyerangan terhadap petugas yang berjaga mengamankan jalannya aksi demonstrasi untuk meminta Bupati Deiyai bersikap atas kejadian di Surabaya.

"Sehingga ada tiga anggota Polri yang terkena panah, ada yang di leher, di punggung, juga teman-teman TNI juga ada yang kena lagi dipanah," jelas Tito.

Selain itu, dia menerangkan dari pihak penyerang ada satu yang tewas di tempat. Namun, penyerang tersebut tewas bukan oleh senjata senapan api atau senjata milik TNI Polri melainkan karena terkena panah.

"TNI/Polri tidak pernah gunakan panah, panah ini berasal dari belakang dari kelompok penyerang sendiri. Sehingga kita duga dia meninggal karena terkena panah dari penyerang sendiri," demikian Tito.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

KH Sholeh Darat Diusulkan jadi Pahlawan Nasional

Senin, 30 Maret 2026 | 05:59

Pentingnya Disiplin Informasi dalam KUHP Baru

Senin, 30 Maret 2026 | 05:43

Dikenal Warga sebagai Orang Baik, Pegawai Ayam Geprek Ditemukan Tewas

Senin, 30 Maret 2026 | 05:16

Aburizal Bakrie Kenang Juwono Sudarsono sebagai Putra Terbaik Bangsa

Senin, 30 Maret 2026 | 04:57

Mitra MBG Jangan Coba-coba Markup Harga Bahan Baku

Senin, 30 Maret 2026 | 04:40

Ikrar Setia ke NKRI

Senin, 30 Maret 2026 | 04:23

Pertamina Fasilitasi Pemudik Balik ke Jakarta dengan Lancar

Senin, 30 Maret 2026 | 03:59

Merajut Hubungan Sipil-Militer

Senin, 30 Maret 2026 | 03:50

Hadapi Bulgaria, Timnas Indonesia Bakal Tertolong Dukungan Suporter

Senin, 30 Maret 2026 | 03:27

BGN Dorong Penguatan Ekosistem Peternakan Demi Serap Lapangan Kerja

Senin, 30 Maret 2026 | 02:59

Selengkapnya