Berita

Istimewa

Bisnis

Kunjungi Ketum Asparindo, Rosyid Minta Dukungan Aplikasi Kepasar Bisa Beroperasi

KAMIS, 29 AGUSTUS 2019 | 06:20 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Ketua Umum DPP Komite Pedagang Pasar (KPP), Abdul Rosyid Arsyad, melakukan kunjungan ke Ketua Umum DPP Asosisasi Pengelola Pasar Seluruh Indonesia (Asparindo), Joko Setiyanto.

Dalam kunjungannya, Abdul Rosyid Arsyad meminta dukungan Ketua Umum Asparindo agar keberadaan aplikasi ekonomi rakyat "Kepasar" bisa beroperasi di seluruh pasar-pasar se-Indonesia.

"Kami silaturahmi ke Asparindo tujuan kami meminta dukungan dari seluruh pihak baik Asparindo, Kementerian, perusahaan BUMN, Legislatif dan Presiden RI bahkan ke seluruh Ketua Umum Partai Politik. Kami minta saran dan nasehat. Agar aplikasi online ekonomi rakyat yang bernama 'Kepasar' bisa berjalan di seluruh pasar se-Indonesia. Kami sowan memohon izin dan dukungan dari seluruhnya," kata Ketum Komite Pedagang Pasar (KPP) Abdul Rosyid Arsyad kepada wartawan di Jakarta, Rabu (28/8).


Rosyid mengatakan, Ketua Umum Asparindo, Joko Setiyono, mendukung adanya aplikasi ekonomi rakyat bernama Kepasar yang dimiliki KPP. Asparindo pun meminta agar aplikasi Kepasar bisa segera berjalan di pasar-pasar se-Indonesia.

"Aplikasi online Kepasar diminta untuk segera beroperasional di seluruh pasar se-Indonesia. Dan memang sudah dalam proses untuk berjalan maksimal aplikasinya untuk seluruh pasar se-Indonesia. Karena dalam waktu dekat kami juga akan melakukan sosialisasi ke seluruh pasar se-Indonesia. Saat ini, awalnya pasar-pasar se-DKI Jakarta. Kami gandeng juga koperasi dan para pelaku UMKM. Kami mempunyai harapan para pelaku Koperasi dan UMKM bisa sejahtera bersama-sama," ujar Rosyid.

Rosyid juga mengatakan, nantinya selain aplikasi online belanja Kepasar, pihaknya juga akan menyediakan pinjaman modal untuk pedagang dan akan terhubung distribusi komoditas barang petani atau produk lokal langsung ke pedagang di pasar, untuk mengatur distribusi dan kestabilan harga di seluruh pasar se-Indonesia.

Sementara, Ketua Umum Asparindo, Joko Setiyanto, menuturkan pihaknya mendukung adanya digitalisasi pasar melalui aplikasi online yang bernama "Kepasar", yang dilakukan oleh Ketua Umum Komite Pedagang Pasar (KPP).

"Tentunya kami sangat menyambut baik digitalisasi pasar yang dilakukan oleh Ketua Umum Komite Pedagang Pasar (KPP), Rosyid, melalui aplikasi online Kepasar," kata Joko.

Joko Setiyanto mengatakan, cepat atau lambat digitalisasi pasar pasti akan berjalan, kalau tidak jalan pasti akan ada yang menjalankan.

"Saat ini banyak pembuat aplikasi online, tapi Ketum Komite Pedagang Pasar (KPP), mampu membuat dan mendirikan aplikasi pasar ini yang bernama Kepasar secara detail," tandasnya.

Sekadar diketahui, pada 17 Agustus 2019 di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Komite Pedagang Pasar (KPP) meluncurkan aplikasi pasar tradisional secara online yang dinamakan Kepasar. Aplikasi tersebut dibuat berdasarkan keinginan Presiden Joko Widodo yang menginginkan adanya digitalisasi Pasar Tradisional.

Populer

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

UPDATE

PT DSI Fokus Genjot Ekspor 3 Komoditas Ini

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:53

Kasus Abu Janda jadi Ujian Polri, Akankah Pilih Kasih?

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:32

Nahdliyin DIY Soroti Konflik PBNU dan Arah Organisasi

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:10

Prabowo Dijadwalkan Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila Besok

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:01

Kedekatan Prabowo dengan Tiga Pemimpin Adidaya Untungkan Indonesia

Minggu, 31 Mei 2026 | 16:43

Kamboja Bebaskan Denda Overstay 5.950 WNI Terjerat Kasus Online Scam

Minggu, 31 Mei 2026 | 16:24

Rekam Jejak Ryamizard Ryacudu: Dari Titisan Darah Militer hingga Kursi Eksekutif

Minggu, 31 Mei 2026 | 16:05

Meski Disidangkan, Kasus LCC Empat Pilar Perlu Pertimbangkan Jalan Damai

Minggu, 31 Mei 2026 | 15:44

Program Bioflok Presiden Prabowo di Karawang Sukses Panen Raya 1,2 Ton Ikan Nila

Minggu, 31 Mei 2026 | 15:34

Warisan Bung Tomo: Lawan Pemimpin yang Tak Berpihak pada Rakyat Kecil!

Minggu, 31 Mei 2026 | 15:26

Selengkapnya