Berita

Kiai Maruf Amin/RMOL

Pertahanan

Kiai Maruf Amin: Atasi Konflik Papua Tidak Hanya Dengan Keamanan Tapi Pendekatan Budaya

KAMIS, 29 AGUSTUS 2019 | 03:32 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Wakil Presiden terpilih Kiai Maruf Amin, angkat bicara terkait konflik yang terjadi di Papua. Maruf berpesan tidak hanya kepada rakyat Papua namun  juga seluruh rakyat Indonesia untuk saling menjaga keutuhan bangsa.

"Kita upayakan pendekatan yang lebih mengena," ujarnya saat ditemui di acara Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) di Hotel Sari Pacific Jakarta, Rabu (28/8).

"Yaitu tidak hanya pendekatan-pendekatan keamanan tapi juga pendekatan budaya sehingga ada rasa keutuhan dan kesatuan," sambung Maruf.


Maruf menambahkan, apa yang saat ini menjadi masalah di Papua perlu dan wajib untuk didiskusikan. "Jadi tidak boleh ada separatisme dan fanatisme kedaerahan yang berlebihan," kata Maruf.

Saat ditanya wartawan apakah dirinya akan mengunjungi Papua untuk ikut meredam situasi disana, Maruf mengatakan hal itu masih direncanakan.

"Nantilah kalau sudah dilantik ya. Sekarang kan belum dilantik, masih ada wapresnya," tutup Maruf dengan tersenyum.

Untuk diketahui proses pemulihan keamanan di Papua masih terus diupayakan. Presiden Jokowi dalam keterangannya pun sudah mengajak pihak-pihak yang terlibat untuk saling memaafkan.

Pejabat terkait dan aparat sudah melakukan dialog untuk mencari solusi pasca insiden di Papua itu. Terbaru, Gubernur Papua Lukas Enembe menjadwal ulang untuk bertemu dengan mahasiswa Papua yang ada di asrama Jalan Kalasan, Surabaya. Sebelumnya kunjungan Lukas Enembe ditolak oleh mahasiswa asal Papua yang tinggal di asrama Jalan Kalasan, Surabaya.  

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya