Berita

Bambang Brodjonegoro/Net

Politik

Pemindahan Ibukota Dituding Ilegal, Ini Bantahan Menteri PPN Bambang Brodjonegoro

RABU, 28 AGUSTUS 2019 | 12:36 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Rencana Presiden Joko Widodo untuk memindahkan ibukota negara dari Jakarta ke Kalimantan Timur tidak perlu dipersoalkan. Pasalnya, hal itu masih tahapan kajian.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas), Bambang Brodjonegoro mengatakan, pembangunan awal masih akan dilakukan tahun 2020.

"Baru tahap awal kan, targetnya memang tahun depan," ujar Bambang di Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Jakarta, Rabu (28/8).


Bambang di Parlemen untuk mengikuti agenda rapat Badan Anggaran (Banggar) DPR terkait pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2020.

Disinggung soal landasan legislasi, sebut Bambang, hal tersebut bukanlah persoalan.

Bahkan, dia menyebut keliru jika ada pandangan yang menyebut rencana Presiden itu adalah ilegal karena belum memiliki landasan hukum.

"Enggak, enggak ada yang illegal, ini aktivitas pemerintah," ucap Bambang.

Sebelumnya, Ketua DPP PAN Yandri Susanto menyebut segala aktifitas berkaitan dengan pindah ibukota akan menjadi ilegal sebelum ada landasan hukum.

Anggota DPR itu menyebutkan banyak undang-undang yang harus dibuat dan disesuaikan dengan rencana pindah ibukota. Salah satunya soal lembaga-lembaga negara yang diatur dalam UU untuk berkantor di ibukota.

"Karena menyangkut masalah kedudukan lembaga tinggi, atau parpol atau beberapa komisioner itu kan semua disebut beribukota, bertempat di ibukota negara dalam hal ini Jakarta," kata Yandri pada Selasa kemarin.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

Tragedi Perlintasan Sebidang

Rabu, 29 April 2026 | 05:45

Operasi Intelijen TNI Sukses Gagalkan Penyelundupan Kosmetik Ilegal dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 05:26

Dedi Mulyadi Sebut ‘Ratu Laut Kidul’ jadi Komut Independen bank bjb

Rabu, 29 April 2026 | 04:59

Jalan Tengah Lindungi Pelaut Tanpa Matikan Usaha Manning Agency

Rabu, 29 April 2026 | 04:48

Terima Penghargaan BSSN, Panglima TNI Dorong Penguatan Pertahanan Siber

Rabu, 29 April 2026 | 04:25

Banjir Gol Terjadi di Parc des Princes, PSG Pukul Munchen 5-4

Rabu, 29 April 2026 | 03:59

Indonesia Menggebu Kejar Program Gizi Nasional Jepang

Rabu, 29 April 2026 | 03:45

Suasana Ekonomi Politik Mutakhir Kita

Rabu, 29 April 2026 | 03:28

Diplomasi Pancasila Alat Bernavigasi Indonesia di Tengah Badai Geopolitik

Rabu, 29 April 2026 | 02:59

Ekonom Bantah Logika Capaian Swasembada Pangan Mentan Amran

Rabu, 29 April 2026 | 02:42

Selengkapnya