Berita

Nasdem sebut kalau pemindahan ibukota hanya gunakan 19 persen APBN/RMOL

Politik

Nasdem: Jangan Salah, APBN Hanya Sumbang 19 Persen Dari Total Anggaran

SELASA, 27 AGUSTUS 2019 | 15:14 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Biaya pembangunan untuk pemindahan Ibukota Negara dari Jakarta ke Kalimantan Timur dipastikan tidak akan mengganggu dana stimulus pembangunan daerah-daerah lain. Karena dana yang diambil dari APBN relatif tidak besar.

Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Jenderal Partai Nasdem, Johnny G Plate di Gedung Nusantara I, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (27/8).

Adapun total anggaran yang dibutuhkan pemerintah untuk merealisasikan pemindahan ibukota adalah Rp 466 triliun. Tapi tidak semuanya menggunakan APBN.


"Kan ini bukan semuanya APBN loh, jangan salah. Dari APBN hanya 19 persen dari total anggaran atau Rp 90 triliun," ujar Johnny.

Karena itu, proses pemindahan ibukota tidak akan mengurangi dana daerah lain, kata Johnny. Justru pada tahun depan pemerintah akan menaikkan alokasi dana desa dan kelurahan.

"Tahun depan dana desa dan dana kelurahan naik Rp 75 triliun. Rp 72 triliun dana desa dan Rp 3 triliun dana kelurahan," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya