Berita

Foto/RMOLsumut

Nusantara

Pemprov Sumut Upayakan Pemulangan TKW Terlantar Di Malaysia

SELASA, 27 AGUSTUS 2019 | 08:42 WIB

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) melakukan langkah cepat untuk menangani Meimeris Tumanggor (37), tenaga kerja wanita (TKW) asal Sumut yang sakit di Penang, Malaysia. Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov), Sabrina dan tim utusan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi tiba di Penang, Minggu (25/8) malam. Mereka langsung mendatangi Konsulat Jendral Republik Indonesia (KJRI) di Penang, Senin (26/8) pagi.

Mereka bertemu dengan Ester Rajagukguk, Pelaksana Fungsi Konsuler 2 KJRI dan Kompol Danu, Atase Kepolisian Republik Indonesia di Penang. Dalam pertemuan tersebut membahas rencana kunjungan ke Rumah Sakit Kerajaan Malaysia di Bukit Martajam Penang tempat dirawatnya Meimeris.

Rencananya juga akan dilakukan pembicaraan dan negosiasi dengan pihak rumah sakit agar bisa dilakukan jaminan pembebasan dari proses dan tuntutan hukum (release and discharge)


Tak hanya itu, upaya hukum serta pertemuan dengan pihak majikan Meimeris juga akan diupayakan terkait hak-haknya sebagai TKW yang belum diterima.

"Karena itu, tidak bisa dilakukan dengan prosedur hukum normatif, maka kita usahakan dengan cara persuasif," ungkap Sabrina dilansir Kantor Berita RMOLSumut, Senin (26/8).

Dari pertemuan tersebut, Sabrina dan tim mengetahui kronologi, kondisi dan status TKW. Ester mengatakan bahwa dia siap membantu upaya penanganan TKW termasuk upaya release and discharge.

"Pada prinsipnya kami mengapresiasi upaya yang dilakukan Pemerintah Provinsi Sumut terkait TKW Meimeris Tumanggor. Karena itu kami atas nama KJRI di Penang akan sepenuhnya membantu penanganan masalah ini sehingga Meimeris Tumanggor dapat segera dipulangkan ke kampung halaman," ujar Ester.

Perlu diketahui sebelumnya, Meimeris sempat bekerja di satu sekolah di Bukit Martajam, Penang selama 3 tahun tanpa diberi gaji. Sehingga saat dia jatuh sakit, majikannya menelantarkan meimeris halaman depan KJRI di Penang.

Karena tidak punya paspor, dia tidak berani untuk masuk dan hanya berdiam di halaman KJRI. Hingga akhirnya ditemukan NGO Perkumpulan Persatuan Masyarakat Indonesia di Mayalsia (Permai) kemudian membawanya ke Rumah Sakit Kerajaan Malaysia di Bukit Martajam Penang.
Laporan: Rivaldy

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya