Berita

Ilustrasi/Net

Jaya Suprana

Papua

SELASA, 27 AGUSTUS 2019 | 07:14 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

SETIAP negara punya masalah. China punya masalah Uighur dan Hongkong, Rusia punya Ukraina, India punya Pakistan, Pakistan punya India, Arab Saudi punya Yaman dan Qatar, Korea Utara punya Amerika Serikat, sementara Amerika Serikat memegang rekor dunia masalah paling banyak sebab sekaligus punya masalah dengan Korut, Irak, Libya, Afghanistan, Yaman, China, Rusia, Meksiko, Venezuela dan lain-lainnya.
 
Indonesia

Maka Indonesia tidak perlu malu mengakui fakta punya masalah Papua. Akibat lain padang lain belalang maka permasalahan yang dihadapi setiap negara beda satu dengan lain-lainnya maka tidak bisa dan tidak layak diperbandingkan satu dengan lain-lainnya.


Namun sebenarnya Indonesia memiliki suatu kelebihan solusi masalah ketimbang negara lain-lainnya di planet bumi ini. Indonesia memiliki falsafah yang siap didayagunakan sebagai pedoman bagi ikhtiar penanggulangan masalah yang tidak dimiliki negara lain-lainnya di marcapada ini yaitu Pancasila.

Pancasila

Bangsa Indonesia tidak perlu berkecil hati dalam menghadapi masalah Papua apabila setiap pihak yang terlibat dalam permasalahan berkenan alih-alih saling menyalahkan justru saling mawas diri demi menunaikan Jihad Al Nafs yaitu menaklukkan bukan orang lain tetapi diri sendiri masing-masing dengan menggunakan Pancasila sebagai pedoman perjuangan mencari solusi masalah.

Masalah Papua dihadapi bersama secara tulus dan ikhlas gotong-royong ringan-sama-dijinjing-berat-sama-dipikul seksama ditelaah, diterawang, ditimbang, dibahas, dimusyawarahkan demi dimufakatkan dengan menggunakan sukma adiluhur yang terkandung di dalam sila Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan Yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/ Perwakilan serta Keadilan Sosial Untuk Seluruh Rakyat Indonesia. Merdeka!

Penulis adalah rakyat NKRI cinta Indonesia.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

UPDATE

Realisasi Pendapatan Perparkiran di Jakarta Memble

Senin, 10 Agustus 2026 | 04:21

Keluarga Sutrimo Tak Lagi Pasrah soal Penyebab Kematian Karumga Febrie

Senin, 10 Agustus 2026 | 04:18

Rp4,1 Triliun BOS Madrasah dan BOP RA Tahap II segera Cair

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:36

Penjarahan dan Keruntuhan Kota Roma, 410 M

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:16

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

Pancasila Dasar Negara Kita

Senin, 10 Agustus 2026 | 02:43

Rudy Tanoe Bantah Mangkir Panggilan KPK

Senin, 10 Agustus 2026 | 02:16

Waspada Banjir Rob Rendam Kawasan Pesisir Jateng

Senin, 10 Agustus 2026 | 02:00

Dibuka Sayembara Rp100 Juta untuk Ijazah SMA Gibran

Senin, 10 Agustus 2026 | 01:28

Zikir Kebangsaan di Istiqlal

Senin, 10 Agustus 2026 | 01:08

Selengkapnya